Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Barcelona 4-1 Bayern Munich, Raphinha: Bisa Menang di Depan Pendukung Sendiri Merupakan Suatu Hal Yang Spesial

Satria Putra Sejati • Kamis, 24 Oktober 2024 | 15:48 WIB
Selebrasi Raphinha usai mencetak hattrick ke gawang Bayern Munich di Liga Champions
Selebrasi Raphinha usai mencetak hattrick ke gawang Bayern Munich di Liga Champions

RADAR JOGJA - Kapten Barcelona, Raphinha mencetak hattrick untuk membawa Blaugrana meraih kemenangan 4-1 di kandang atas Bayern Munich di Liga Champions pada Kamis (24/10) dini hari.

Kemenangan ini juga mengakhiri rekor tanpa kemenangan Barcelona selama hampir satu dekade melawan Bayern Munich.

Setelah enam kekalahan beruntun di mana mereka kalah dengan skor 22 gol berbanding empat gol oleh Die Roten, termasuk kekalahan memalukan 8-2 di perempatfinal Liga Champions empat tahun lalu, Barcelona membalaskan dendam mereka dengan penampilan menyerang yang luar biasa yang dipimpin oleh kapten Brasil mereka.

Malam yang terinspirasi dari Raphinha dimulai ketika ia membawa Blaugrana unggul lebih dari satu menit setelah kickoff ketika ia menerima umpan bagus dari gelandang Fermin Lopez, menggagalkan jebakan offside dan mengelabui Manuel Neuer yang sedang mengejar bola sebelum menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.

Die Roten terlihat tidak terpengaruh dengan ketertinggalan tersebut dan memegang kendali atas tim tuan rumah, yang terlihat nyaman bermain melalui serangan balik dan memanfaatkan kecepatan Raphinha dan Lamine Yamal.

Namun, Barcelona terlihat berbahaya saat menguasai bola dan selalu memiliki satu serangan balik cepat untuk mencetak gol, mereka jauh dari kata bertahan dan memberikan terlalu banyak ruang bagi Bayern yang seharusnya dapat melakukan lebih baik dengan banyaknya kesempatan yang mereka miliki.

Pemain sayap Bayern, Serge Gnabry dan Michael Olise merupakan ancaman yang terus menerus dalam lini pertahanan yang sangat agresif dari pelatih Barca, Hansi Flick.

Tim tamu mengira mereka telah mencetak gol penyeimbang di menit ke-10 melalui sundulan Harry Kane, namun usahanya dianulir setelah tayangan ulang VAR menunjukkan bahwa sang penyerang Inggris berada dalam posisi offside.

Delapan menit kemudian, tendangan voli Kane dari sebuah umpan silang dari Gnabry berhasil menjadi gol penyeimbang.

Setelah Olise dan Joshua Kimmich menyia-nyiakan kesempatan bagus dari jarak dekat, Blaugrana kembali unggul di menit ke-36 ketika Kim Min-Jae gagal untuk menangani bola tinggi dan Fermin Lopez dengan cerdik mengirimkan bola di antara Neuer dan Dayot Upamecano kepada Robert Lewandowski yang menceploskan bola ke dalam gawang yang telah kosong.

Para pemain Bayern mengajukan protes keras kepada wasit, mengatakan bahwa Lopez mendorong Kim dalam sebuah serangan balik, namun VAR tidak menganggap kontak tersebut cukup untuk dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

Barca meningkatkan intensitas melawan tim tamu yang terlihat terkejut dan Raphinha mencetak gol melengkung yang brilian dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan silang dari Marc Casado sesaat sebelum turun minum.

Raphinha menutup kemenangan Barca pada menit ke-56 dengan penyelesaian yang rapi dari sebuah serangan balik cepat dan Bayern terlihat terpana saat para pendukung tuan rumah meneriakkan “Ole” untuk mengubah Stadion Olimpico Barcelona menjadi arena adu banteng.

Satu hari setelah rekan senegaranya, Vinicius Junior mencetak hattrick untuk membantu Real Madrid meraih kemenangan 5-2 atas Borussia Dortmund, penampilan Raphinha saat menghadapi raksasa Jerman lainnya telah mempersiapkan skenario yang sempurna bagi laga El Clasico yang sangat dinanti-nantikan melawan Madrid di La Liga pada pekan ini.

“Lihatlah apa yang terjadi kemarin di Madrid dan hari ini dan Anda dapat melihat betapa bagusnya pertandingan nanti. El Clasico adalah salah satu pertandingan terbaik di dunia,” kata Raphinha.

“Ini adalah malam yang membuat saya sangat bahagia. Untuk pertandingan, apa yang kami lakukan sebagai sebuah tim. Itu adalah hal yang paling penting bagi saya. Bisa menang seperti ini, di depan para pendukung kami, merupakan satu hal yang spesial,” tegasnya.

Barcelona berada di urutan kesembilan dalam klasemen Liga Champions dengan enam poin dari tiga partai, sementara Bayern Munich berada di urutan ke-23 dengan tiga poin setelah mengalami dua kekalahan beruntun.

Editor : Bahana.
#Blaugrana #Bayern Munich #Die Roten #liga champions #hattrick #harry kane #Raphinha #barcelona #robert lewandowski