RADAR JOGJA - Manajer Manchester City, Pep Guardiola telah mengungkapkan kesedihannya atas keluarnya direktur sepak bola klub, seiring dengan berkembangnya spekulasi mengenai masa depan pelatih asal Catalan tersebut bersama tim.
Keputusan Txiki Begiristain untuk meninggalkan jabatan eksekutif yang telah didudukinya sejak 2012 telah dikonfirmasi akhir pekan lalu, dengan mantan rekan Guardiola di Barcelona tersebut akan digantikan oleh Hugo Viana dari Sporting CP pada musim depan.
Guardiola menambahkan jika Sebagian dari dirinya bakal pergi. Dia menilai Begiristain sebagai teman dari salah satu arsitek yang membuat tim yang pernah ada, baik di Barcelona maupun Manchester City.
“Seorang teman saya, saya sudah tahu keputusannya sejak lama ... Secara pribadi, dia akan dirindukan, tetapi untuk kepercayaan diri, untuk kepercayaan, terutama di saat-saat buruk karena dia membuat saya sangat seimbang dalam pekerjaan saya,” ungkap Guardiola.
“Saya sangat energik, ketika keadaan sedang buruk, saya ingin menghancurkan segalanya, dan setiap saat dia berkata: 'Sampai jumpa besok, minum kopi,” lanjutnya.
Guardiola menolak untuk mengatakan apakah keluarnya rekan dekatnya itu akan berdampak pada masa depannya di tim, yang masih belum jelas dengan kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim.
Sebelumnya, Dia mengatakan kepada acara TV Italia, Che tempo che fa, bahwa “apa pun bisa terjadi” terkait masa depannya selama jeda internasional.
“Saya harus memutuskan. Saya belum mengambil keputusan, ketika saya melakukannya, saya akan memberi tahu Anda,” katanya.
“Tidak ada berita, tidak ada yang bisa saya tambahkan. Perhatian saya hanya untuk Wolves,” imbuhnya.
Terkait ramainya kabar tentang Manchester City yang ingin mendapatkan kepastian dari Pep Guardiola sebelum awal tahun, dia mengaku klub tidak pernah memberitahunya.
“Tentu saja, tetapi saya cukup yakin klub memiliki opsi ketika Pep akan pergi. Cepat atau lambat hal itu akan terjadi dan mereka harus bersiap. Itu tidak akan menjadi kejutan,” jelas Guardiola.
“Saya ingin benar-benar yakin bahwa ini adalah yang terbaik untuk klub. Saya tidak akan menunda tindakan apa pun karena berpikir itu akan menjadi masalah bagi klub. Mereka memahami masalah yang akan saya hadapi,” tegasnya.
Mantan pemain asal Spanyol ini mengatakan bahwa ia bersedia memberikan saran jika dimintai pendapat mengenai calon penggantinya.
“Jika klub meminta pendapat saya [tentang manajer Man City berikutnya], saya akan memberikan pendapat,” ujarnya.
“Tapi itu bukan keputusan saya. Itu harus menjadi keputusan klub,” bebernya.
Manchester City akan bertandang ke Wolves pada hari Minggu, dengan Guardiola mengonfirmasi bahwa baik Kevin De Bruyne maupun Nathan Ake tidak akan pulih tepat waktu untuk memulai pertandingan.
“Tidak ada kesempatan, tidak siap,” ungkap Guardiola.
“Manu [Akanji] hari ini libur, hari ini kita lihat bagaimana kondisinya. Besok, kami tahu persis,” pungkasnya.
Editor : Bahana.