RADAR JOGJA - Paul Pogba mengungkapkan bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk pensiun setelah awalnya dijatuhi sanksi larangan bermain selama empat tahun karena doping.
Dia mengakui harus lebih berhati-hati setelah mengonsumsi suplemen yang mengandung zat terlarang.
Pogba melihat hukumannya dikurangi menjadi 18 bulan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam proses banding awal bulan ini, yang berarti ia dapat kembali ke sepak bola profesional pada Maret 2025.
Pemain asal Prancis itu mengatakan memiliki banyak pikiran di kepalanya saat pertama menerima sanki larangan bermain selama empat tahun. Bahkan sempat terlintas untuk pensiun.
“Pemikiran saya seperti 'Apa yang akan saya lakukan?' Jika empat tahun, Anda mulai membuat perhitungan di kepala Anda. Empat tahun tidak bermain, berlatih, klub mana yang akan menginginkan saya? Apakah saya akan fit dan hal-hal seperti itu, Anda membuat banyak gambaran di kepala Anda,” kata Pogba.
“Namun di sisi lain, saya memiliki keyakinan yang jelas, dan saya merasa positif. Saya tahu saya tidak melakukan kesalahan dengan sengaja, jadi untungnya hal itu terjadi dan mereka menguranginya,” lanjutnya.
Gelandang asal Prancis ini dinyatakan positif menggunakan DHEA, zat yang meningkatkan kadar testosteron, pada Agustus 2023 setelah laga pembuka Juventus di musim 2023-24 melawan Udinese.
Penampilan profesional terakhirnya terjadi saat melawan Empoli pada 3 September 2023, sebelum berita tentang hasil tesnya yang buruk tersiar.
Pogba menambahkan bahwa kisah tersebut telah membuatnya menjadi lebih bijaksana sebagai manusia.
“Ketika Anda duduk dan melihat bagaimana hal-hal yang terjadi dalam hidup saya, tidak hanya doping, tetapi semuanya. Namun berkat hal itu saya mendapatkan lebih banyak pengalaman, lebih bijaksana, saya akan mengatakan lebih bijaksana,” ungkapnya.
“Dan itu membuat saya sadar bahwa terkadang Anda harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan,” imbuhnya.
“Yang pasti, apa yang saya pelajari adalah Anda harus selalu melakukan pengecekan tiga kali karena sampai hal itu terjadi, semuanya baik-baik saja,” jelasnya.
Pemenang Piala Dunia 2018 ini tetap bungkam ketika ditanya tentang masa depan klubnya.
Timnya sedang dalam pembicaraan dengan Juventus mengenai pemutusan kontrak yang akan memungkinkannya untuk bergabung dengan klub baru tahun depan sebagai persiapan untuk kembali pada bulan Maret.
“Saat ini saya bersama Juventus, jadi kami tidak tahu apa yang sedang terjadi,” kata Pogba.
“Semua pihak sedang berbicara, pengacara, dan lain-lain. Jadi saya ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya," jelasnya.
“Namun fokus utama saya saat ini adalah mempersiapkan diri. Saya terus berlatih dan segalanya. Bersiap-siap untuk bisa bergabung dengan sebuah tim di bulan Januari,” tegasnya.
Pogba mengatakan ia sadar bahwa ia harus membuktikan diri jika ingin mendapatkan tempat di tim nasional asuhan Didier Deschamps dan memuji hubungannya dengan sang pelatih.
“Sangat menyenangkan untuk memiliki seseorang yang menjadi manajer Anda dan Anda dapat memiliki hubungan yang baik juga di luar sepak bola,” bebernya.
“Dan ini sangat jarang terjadi dan itulah mengapa saya sangat berterima kasih dan menghargai hubungan yang saya miliki dengannya," tutupnya.
Editor : Bahana.