RADAR JOGJA – Keluarga Maldini telah menjadi simbol dedikasi, konsistensi, dan kualitas dalam sejarah sepakbola Italia.
Dari Cesare Maldini, Paolo Maldini, hingga Daniel Maldini, tiga generasi keluarga ini telah membela Tim Nasional Italia, membuktikan bahwa talenta dan semangat juang dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
1. Cesare Maldini
Cesare adalah pelopor dinasti Maldini yang memulai kiprah di Timnas Italia pada 1960-an.
Bermain sebagai bek tengah, ia mencatatkan 14 penampilan untuk Italia dan memimpin tim sebagai kapten di Piala Dunia 1962 di Chili.
Setelah pensiun sebagai pemain, Cesare beralih menjadi pelatih dan kembali memimpin Timnas Italia di Piala Dunia 1998.
2. Paolo Maldini
Paolo, putra Cesare, dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang sejarah sepak bola dunia.
Melakukan debut di Timnas Italia pada 1988, Paolo mengumpulkan 126 caps, tampil di empat Piala Dunia dan tiga Kejuaraan Eropa hingga pensiun pada 2002.
Meski tak pernah meraih trofi besar bersama Timnas, Paolo dikenal karena ketangguhannya dan elegansinya di lapangan, serta dihormati oleh seluruh komunitas sepak bola global.
3. Daniel Maldini
Generasi terbaru, Daniel Maldini, putra Paolo, kini meneruskan warisan keluarganya. Bermain untuk AC Milan dan Timnas Italia U-21, Daniel menunjukkan potensi besar untuk menjaga nama besar Maldini tetap bersinar.
Harapan publik sepak bola Italia pun tertuju padanya, dengan Daniel yang kemungkinan akan terus berkontribusi di Timnas pada laga-laga penting, termasuk UEFA Nations League 2024-2025 yang akan berlangsung Oktober ini.
Keluarga Maldini adalah bukti nyata bahwa talenta sepak bola dapat diwariskan, tetapi yang lebih penting, etos kerja dan komitmen untuk membela negara adalah hal yang menjadikan mereka sebagai salah satu keluarga paling legendaris di dunia sepak bola. (Yohana Britney Lifetoranisa Gowasa)
Editor : Winda Atika Ira Puspita