RADAR JOGJA - Pep Guardiola mengatakan bahwa Ederson tetap bertahan di Manchester City selama musim panas karena tidak ada klub yang memenuhi harga yang diminta untuk sang penjaga gawang.
Ederson menjadi subjek ketertarikan dari Al Nassr dan Al Ittihad selama bursa transfer.
Namun berbicara setelah kiper asal Brasil itu melakukan sejumlah penyelamatan penting untuk membantu Manchester City meraih kemenangan 3-2 atas Fulham pada hari Sabtu, Guardiola mengatakan dia senang tawaran yang sesuai tidak pernah datang.
“Dia tahu sejak hari pertama saya tidak menginginkannya, kami tidak menginginkannya tetapi kenyataannya, saya akan mengatakan yang sebenarnya, tawaran itu tidak datang,” kata Guardiola.
“Tawaran yang sebenarnya, karena mereka mengajukan penawaran, tetapi untuk menjadi kiper, untuk tim yang memenangkan empat Premier League secara beruntun, mereka memiliki nilai, Anda tahu, memiliki harga. Jika tidak, dia tidak bisa pergi. Inilah kenyataannya,” lanjutnya.
Ederson telah memenangkan enam gelar Premier League sejak tiba dari Benfica pada 2017.
Dia telah dua kali masuk dalam tim terbaik PFA Premier League tahun ini dan memenangkan sarung tangan emas Premier League tiga tahun berturut-turut antara 2020 dan 2022.
Pemain berusia 31 tahun itu mempertahankan posisinya sebagai pemain nomor satu The Citizens musim ini meskipun ada persaingan dari Stefan Ortega, yang menandatangani kontrak baru pada musim panas.
“Saya katakan berkali-kali, berapa tahun kita bersama? Delapan tahun bersama Eddie? Kesuksesan yang kami raih tanpa dia, saya tidak bisa membayangkannya, tidak bisa,” imbuh Guardiola.
“Kami beruntung memilikinya. Mudah-mudahan, dia Bahagia,” jelasnya.
“Ederson adalah pemain penting, tetapi saya selalu merasa bahwa Stefan adalah pemain yang luar biasa. Dan terkadang Ederson harus memiliki perasaan bahwa ia harus tampil bagus, jika tidak, Stefan tidak bisa bermain. Dan persaingan ini, persaingan sehat yang mereka miliki membuat tim kami menjadi lebih baik,” tegasnya.
Editor : Bahana.