Kesempatan ini diumumkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, setelah pertemuan antara Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, di Paris saat Olimpiade 2024.
Lokasi yang Diusulkan
Jakarta dan Bali telah diidentifikasi sebagai kandidat utama untuk menyelenggarakan acara akbar tersebut.
Dito menekankan bahwa meskipun kedua lokasi ini menjanjikan, perlu dilakukan analisis menyeluruh untuk mengevaluasi kesiapan dan keberlanjutan mereka dalam menghadapi tuntutan penyelenggaraan acara internasional sebesar ini.
Poin Penting dari Pengumuman
- Tawaran bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 disampaikan dalam diskusi bilateral di Paris.
- Dito menegaskan bahwa penyelenggaraan Olimpiade dapat meningkatkan posisi internasional Indonesia dan mendorong perbaikan infrastruktur serta pengembangan olahraga di dalam negeri.
- Sebuah studi komprehensif akan dilakukan untuk memastikan bahwa baik Jakarta maupun Bali mampu mengelola tuntutan penyelenggaraan Olimpiade dengan efektif.
Jika berhasil, ini akan menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah Olimpiade, sekaligus menunjukkan kemajuan signifikan dalam dunia olahraga nasional.
Dengan semangat dan persiapan yang matang, Indonesia berpotensi untuk menyajikan pengalaman luar biasa bagi atlet dan pengunjung dari seluruh dunia.
Penulis: Indah Cahya Mentari
Editor : Bahana.