RADAR JOGJA - Penyerang Real Madrid, Endrick mengatakan bahwa ia tidak terpengaruh oleh kritikan dari luar setelah mengalami kekalahan, dengan mengatakan bahwa “itulah sepakbola.”
Endrick, yang bergabung dengan Los Blancos pada musim panas ini dari Palmeiras, menjadi pemain termuda Real Madrid yang tampil sebagai starter di laga Liga Champions dengan usia 18 tahun dan 73 hari saat kalah 1-0 dari Lille OSC.
“Sejujurnya, saya tidak melihat apa-apa. Itulah sepak bola. Anda bisa mencetak gol hari ini, dan semua orang gembira, tetapi ketika Anda kalah, mereka menjatuhkan Anda,” ungkap Endrick.
Endrick menceritakan pengalamannya dulu saat masih berseragam Palmeriras dimana dia belajar untuk tidak menelan bulat-bulat kritik yang dileparkan kepadanya. “Saya hanya mengikuti saran dari pelatih dan rekan-rekan setim saya,” jelasnya.
“Itulah yang terpenting. Apa yang datang dari luar, saya tidak peduli sama sekali,” lanjutnya.
Meskipun kalah secara tidak terduga, pelatih Madrid Carlo Ancelotti mengaku senang dengan penampilan Endrick.
Penyerang asal Brasil itu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan mencatatkan satu kartu kuning selama 57 menit berada di lapangan.
“Ia tampil dengan baik, ia memiliki peluang yang sangat jelas. Ia kurang dalam penyelesaian akhir, tetapi ia masih muda dan memiliki kualitas untuk bersama kami,” imbuhnya.
Endrick, yang telah mencetak gol sebagai pemain pengganti saat melawan Stuttgart dalam debutnya di Liga Champions, mengakui bahwa menjadi pemain starter di Real Madrid merupakan satu tantangan tersendiri, dan menambahkan bahwa ia banyak belajar dari pemain veteran Italia, Ancelotti.
“Ini adalah perasaan yang luar biasa. Saya berada di klub terbesar di dunia. Sulit untuk menjadi starter,” kata Endrick.
“Ancelotti selalu memanggil saya untuk berbicara, mengatakan betapa pentingnya bagi saya untuk berada di sini. Saya belajar dari yang lain, saya senang berada di sini. Ia meminta saya untuk bermain dengan tenang, bahagia, dan pertandingan ini pun demikian,” jelasnya.
“Ketika saya tahu saya akan bermain, dia mengatakan kepada saya untuk tetap tenang, memainkan permainan saya. Saya pikir saya senang bisa berlatih dengan Ancelotti, yang merupakan pelatih hebat, seperti yang semua orang tahu. Saya senang dapat belajar banyak darinya,” tegasnya.
Los Blancos yang telah mengakhiri rekor tak terkalahkan dalam 36 pertandingan di Eropa, akan kembali berakssi saat menjamu Villarreal di La Liga.
Editor : Bahana.