Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

FC Porto vs Manchester United, Erik ten Hag: Setan Merah Harus Bangkit Saat Melawat ke Portugal

Satria Putra Sejati • Kamis, 3 Oktober 2024 | 18:07 WIB
Posisi Erik Ten Hag semakin tertekan di Manchester United usai kekalahan melawan Newcastle United semalam (sumber foto Instagram @manchesterunited)
Posisi Erik Ten Hag semakin tertekan di Manchester United usai kekalahan melawan Newcastle United semalam (sumber foto Instagram @manchesterunited)

RADAR JOGJA – Pelatih Manchester United, Erik ten Hag bersikeras bahwa ia tetap mempertahankan kepercayaan pimpinan Setan Merah, namun mengakui bahwa para pemainnya harus menunjukkan reaksi atas kekalahan dari Tottenham Hotspurs saat mereka menghadapi FC Porto.

Ten Hag berada di bawah tekanan besar setelah kekalahan telak 3-0 dari Tottenham Hotspurs.

Pelatih asal Belanda ini mengungkapkan bahwa ia telah melakukan pembicaraan dengan tim pimpinan klub sejak hasil tersebut, yang membuat Manchester United berada di peringkat 13 klasemen Premier League.

Dia akan memimpin timnya dalam pertandingan Europa League melawan Porto di Estadio do Dragao pada hari Jumat dini hari dan mengakui bahwa para pemainnya harus segera bangkit untuk mencerahkan suasana hati di klub.

“Kami berbicara setiap hari. Ini adalah proyek jangka panjang. Ini adalah penyatuan jangka panjang. Kami akan terus melangkah dalam proses itu. Setiap hari kami akan mengevaluasi, meninjau prosesnya dan jika diperlukan, kami akan membuat keputusan,” kata Ten Hag.

“Seperti biasa, ketika kami tidak menang, kami sangat kecewa dan kami juga marah, marah pada diri kami sendiri dan terutama ketika Anda kalah dalam pertandingan,” lanjutnya.

“Kami marah dan dari kegilaan itu kami harus mendapatkan motivasi dan melangkah ke pertandingan berikutnya,” jelasnya.

CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Dan Ashworth secara terbuka mendukung Ten Hag sebelum kekalahan dari Liverpool pada awal September.

Meskipun penampilannya buruk, klub berniat untuk tetap mempertahankan pelatih berusia 54 tahun itu sampai setidaknya setelah pertandingan tandang ke Aston Villa pada hari Minggu, seperti yang dikutip dari ESPN.

Ten Hag ditanya apakah pimpinan Manchester United secara pribadi telah menawarkan mosi tidak percaya sejak kekalahan dari Tottenham, namun mantan pelatih Ajax itu mengatakan kepada wartawan bahwa hal itu tidak diperlukan.

“Tidak perlu memberi saya kepercayaan diri,” katanya

“Kami berbicara setiap hari tentang bagaimana kami dapat meningkatkan klub dan tim ini. Bagaimana kami dapat bekerja sama, bagaimana kami dapat meningkatkan proses. Itulah yang kami bicarakan,” tegas Ten Hag.

Sementara Porto melakukan pemanasan untuk menghadapi Manchester United dengan kemenangan 4-0 atas Arouca, tim asuhan Ten Hag sedang dalam tiga pertandingan tanpa kemenangan.

Namun pelatih Porto, Vitor Bruno bersikeras bahwa ini bukan waktu yang tepat untuk menghadapi tim tamu dari Premier League.

“Saya tahu apa yang Anda maksud, berbicara tentang pertandingan terakhir,” kata Bruno.

“Namun tidak, tidak sama sekali. Justru sebaliknya. Kami selalu melihat mereka sebagai ancaman. Saya telah mendengar banyak orang mengatakan bahwa dia datang dengan tali di lehernya, tetapi itu akan menjadi kesalahan besar untuk meremehkan mereka. Kita berbicara tentang pemain kelas dunia,” imbuhnya.

Kobbie Mainoo akan tersedia untuk menghadapi Porto meskipun sempat tertatih-tatih di babak pertama saat melawan Tottenham. Gelandang Inggris ini berlatih di Carrington pada Rabu pagi, namun Mason Mount absen setelah mengalami cedera kepala saat melawan Tottenham.

Perjalanan Setan Merah ke Portugal sempat tertunda karena kabut di Porto yang menyebabkan konferensi pers Ten Hag tertunda selama lebih dari dua jam.

Editor : Bahana.
#manchester united #europa league #setan merah #Dragoes #erik ten hag #fc porto