RADAR JOGJA - Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, memastikan Mees Hilgers dan Eliano Reijnders akan bergabung dengan skuad Garuda dalam laga menghadapi Bahrain dan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kepastian ini disampaikan Shin Tae-yong di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/9/2024).
"Eliano Reijnders dan Mees Hilgers akan gabung langsung melawan Bahrain dan China," ungkap Shin Tae-yong.
Mees Hilgers adalah bek tengah tangguh yang kini membela FC Twente di Eredivisie, Belanda.
Ia dikenal sebagai pemain bertahan dengan kemampuan duel udara dan tekel yang baik.
Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini belakang Timnas Indonesia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 tersebut.
Sementara Eliano Reijnders adalah gelandang serang yang bermain untuk PEC Zwolle.
Reijnders dikenal memiliki visi permainan yang tajam dan kemampuan untuk menciptakan peluang.
Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kreativitas lebih di lini tengah, sekaligus membantu dalam proses serangan Timnas Indonesia.
Sebelum bisa memperkuat Timnas Indonesia, baik Mees Hilgers maupun Eliano Reijnders dijadwalkan akan mengambil sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Den Haag pada Senin (30/9/2024).
Setelah proses tersebut selesai, keduanya akan dibuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, serta menjalani proses perpindahan federasi dari KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda) ke PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia).
Shin Tae-yong meyakini bahwa proses naturalisasi kedua pemain ini akan berjalan sesuai jadwal, sehingga mereka bisa segera bergabung dan memperkuat skuad Garuda.
Pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Grup C ini, Timnas Indonesia sebelumnya telah meraih dua poin dari hasil imbang melawan Arab Saudi dengan skor 1-1 dan Australia dengan skor 0-0.
Selanjutnya, laga melawan Bahrain dan China akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2024 dan 15 Oktober 2024.
Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia dalam upaya memperbaiki posisi di Grup C dan melaju lebih jauh hingga lolos ke Piala Dunia 2026. (Fedora Reyvi Apta Nayottama)
Editor : Meitika Candra Lantiva