RADAR JOGJA - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengecam suporternya yang melemparkan benda-benda ke dalam lapangan saat laga derbi Madrid, yang memaksa pertandingan dihentikan untuk sementara waktu, dan juga menyerukan kepada para pemain yang memprovokasi para penggemar untuk berhati-hati.
Pertandingan La Liga/ Liga Spanyol pada Senin (30/9) dini hari dihentikan pada pertengahan babak kedua, setelah para penggemar yang berada di belakang salah satu gawang di Wanda Metropolitano berulang kali melemparkan benda-benda, termasuk korek api dan botol-botol plastik.
Eder Militao membawa Real Madrid unggul 1-0 pada menit ke-64, dan kemudian, setelah pertandingan dilanjutkan setelah penundaan selama 20 menit, Angel Correa menyamakan kedudukan pada menit ke-96, sebelum pemain Atletico Marcos Llorente diusir dari lapangan.
Simeone mengatakan bahwa kiper Real Madrid, Thibaut Courtois ikut bertanggung jawab atas tindakan para pendukung, karena selebrasi yang dilakukannya setelah gol Militao.
“Kami semua harus membantu,” kata Simeone.
“Melempar benda-benda itu salah, itu tidak benar, tetapi kami harus tetap tenang dan memahami situasinya, tahu bagaimana kami bisa merayakan gol, tidak melihat ke arah tribun, dengan gerakan-gerakan seperti itu,” lanjutnya.
Ketika wasit Mateo Busquets Ferrer menghentikan pertandingan untuk pertama kalinya, para pendukung diperingatkan untuk berhenti melalui pesan-pesan yang disampaikan melalui pengeras suara stadion, dan Simeone serta kapten Koke menghampiri dan berbicara kepada mereka untuk meminta ketenangan.
“Pesannya adalah untuk memikirkan klub, pikirkan tim Anda,” ujar Simeone.
“Anda tidak membantu tim. Mereka mengatakan bahwa itu bukan kesalahan mereka, mereka mengatakan bahwa mereka telah diprovokasi oleh kiper lawan,” imbuhnya.
Ketika semakin banyak barang yang dilempar, wasit memanggil kedua tim untuk keluar dari lapangan, dan sebuah pengumuman dibuat bahwa pertandingan akan dihentikan selama 10 menit, yang kemudian diperpanjang menjadi 15 menit.
“Klub akan mengambil keputusan yang harus mereka ambil terhadap para pendukung yang telah melakukan insiden-insiden tersebut,” jelas Simeone.
“Kami tidak membutuhkan para pendukung yang berada di tribun, kami membutuhkan para pendukung yang mendukung kami dan memikirkan tim dan klub,” tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memuji keputusan wasit untuk menghentikan pertandingan.
“Saya pikir itu adalah keputusan yang tepat,” kata Ancelotti.
“Itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Tidak ada yang suka menghentikan permainan, semua orang ingin bermain, tapi saya pikir wasit melakukannya dengan baik,” imbuhnya.
Ancelotti juga mengonfirmasi Courtois akan menjalani tes untuk cedera otot yang dideritanya menjelang akhir pertandingan sehari setelahnya.
Dilansir dari ESPN dari seorang sumber, mengatakan bahwa sang penjaga gawang Real Madrid mengalami cedera otot kecil.
Editor : Bahana.