RADAR JOGJA – PS Barito Putera tatap tembok besar pada pekan ke enam BRI Liga 1 dengan menjamu Borneo FC Samarinda dalam derbi sesama tim asal Kalimantan atau lebih disebut derbi Papadaan.
Meskipun berstatus tuan rumah, Barito Putera melawan Borneo FC bakal berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Senin (23/9) malam karena kandangnya tengah di renovasi.
Pelatih Borneo FC, Rahmad Darmawan mengatakan laga kontra Borneo FC tidak akan berjalan muda. Apalagi sang lawan memiliki catatan yang luar biasa di musim anyar ini dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Pelatih yang kerap disapa RD itu menambahkan para penggawa Laskar Antasari harus bekerja ekstra keras jika ingin torehkan hasil positif melawan Pesut Etam.
“Saya sudah beberapa kali mengingatkan pemain untuk lebih fokus, tapi tetap saya harap mereka bermain dengan suasana yang tidak dalam tekanan, yaitu enjoy. Ini penting untuk mengambil keputusan di lapangan dengan lebih santai dan lepas,” katanya.
RD mengakui persiapan timnya jelang derbi papadaan ini kurang maksimal karena waktu antar pertandingan yang cukup singkat, sementara sang lawan memiliki dua hari lebih lama setelah pertandingan terakhinya.
“Recovery kita kalau dibandingkan dengan lawan tentu kita kalah 2 hari. Jadi kita maksimalkan persiapan sebaik mungkin. Saya yakin akan ada semangat lebih dan semua pemain siap,” jelasnya.
Namun sebagai tuan rumah, Laskar Antasari tetap menargetkan untuk meraih poin penuh. Untuk itu dia menekankan pentingnya kepercayaan diri dan fokus permainan untuk mencapai target tersebut.
RD berharap evaluasi dari laga-laga sebelumnya dapat diterapkan dengan baik oleh pemain saat melawan Borneo FC ini.
“Sebagai tuan rumah, kita menginginkan poin penuh dan itu harus menjadi motivasi semua pemain untuk melakukan yang terbaik. Tapi buat saya, harus dimulai dari kepercayaan diri dan fokus permainan,” tegas RD.
Editor : Bahana.