MEDAN - Pecatur Shafira Devi Herfesa sukses memberikan kejutan untuk kontingen DIY dengan berhasil membawa pulang satu medali emas di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024. Tampil di nomor standar perorangan, pecatur asal Sleman ini tampil luar biasa dengan mencatatkan rekor tak pernah kalah dari sembilan babak yang DIYalani dan menuntaskan pertandingan dengan nilai akhir tujuh poin.
Meski memainkan sembilan babak, seluruh atlet hanya bermain delapan pertandingan dan Shafira tampil maksimal sejak babak pertama. Menghadapi WFM (Woman FIDE Master) Baiq Vina Lestari dari NTB, pecatur yang saat tampil di ajang PON ini baru bergelar woman master Percasi (WMP) langsung mampu meraih hasil positif dan memenangi laga. Di babak kedua, Shafira kembali menang atas woman master national (WMN) Klarisa Sabila (Aceh).
Dua kemenangan di hari pertama yang berlangsung Senin (15/9/2024) silam saat berlaga di Mikie Resort Berastagi, Karo, Sumut, membuat kepercayaan diri Shafira semakin kuat. Ia langsung menang di babak ketiga saat bertemu Tri Utami dari Kalimantan Barat dan kembali menang di babak keempat melawan Tuti Rahayu.
Sukses memenangi empat babak awal, Shafira mendapat tantangan berat saat bertemu woman international master (WIM) Chelsie, Monica Sihite (Kaltim) di babak kelima dan IM Irene K Sukandar (Jawa Barat) pada babak keenam. Namun dengan modal empat kemenangan di babak awal, Shafira mampu melewati dengan hasil apik setelah mampu bermain imbang dengan Chelsea dan menang secara mengejutkan atas Irine.
Keberhasilan meraih poin saat bertemu dua pecatur wanita papan atas Indonesia ini membuat Shafira semakin percaya diri. Ia melanjutkan dominasinya dengan kembali menang atas pecatur wanita papan atas nasional lainnya, WIM Ummi Fisabilillah dari DKI Jakarta di babak ketujuh.
Kepastian medali emas bagi Shafira akhirnya datang di babak kedelapan saat mampu bermain imbang dengan WIM Ivana Lasama asal Papua. Berkat hasil imbang ini, Shafira meraih total tujuh poin dari delapan pertandingan yang DIYalani. Sementara perak direbut Irine Kharisma Sukandar asal Jawa Barat dan perunggu diraih Ivana Lasama dari Papua.
Pelatih catur DIY M Wahyu RS mengaku sangat terkejut atas hasil yang berhasil diraih oleh Shafira di PON 2024 ini. Sebab, menurutnya, kemenangan Shafira itu di luar dugaan semua pihak.
"Banyak yang tidak memprediksi hasil ini, namun kenyataannya Shafira mampu meraih emas, mengalahkan pecatur-pecatur papan atas nasional. Alhamdulillah kami bersyukur atas hasil ini dan semua ini tak lepas dari perjuangan dan persiapan panjang kami sejak babak kualifikasi PON," katanya.
Di ajang PON 2024 ini untuk cabor catur kontingen DIY diwakili dua atlet andalannya, Shafira dan M Kahfi Maulana. Dari dua atlet ini hanya Shafira saja yang berhasil mempersembahkan medali untuk DIY.
"Untuk Kahfi yang juga tampil di tiga nomor memang belum beruntung karena belum bisa mengulangi prestasinya seperti di Papua lalu. Sedangkan Shafira dari tiga nomor, hasilnya medali emas di nomor standar putri. Sedangkan di nomor kilat dan cepat, masih belum meraih medali," lontarnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita