RADAR JOGJA – PSIS Semarang bakal menantang tuan rumah Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2024/25 di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu (15/9) malam.
PSIS sendiri tatap pertandingan ini tanpa harus kembali ke Semarang usai kekalahan dari Dewa United dalam pekan terakhir ditempat yang sama.
Pelatih Laskar Mahesa Jenar, Gilbert Agius mengatakan dia dan timnya sudah berada di Bandung selama satu pekan. Dia mengakui bahwa Persib merupakan tim yang kuat dan dia menargetkan kemenangan untuk membalas kekalahan di pekan sebelumnya.
“Kita akan menghadapi tim terbaik di Liga Indonesia yang akan menjadi pertandingan yang ketat dan sulit,” ungkap Gilbert.
Meskipun begitu pelatih asal Malta memastikan anak asuhnya berjuang skuad tenaga demi hasil yang terbaik dan tidak akan menyerah begitu saja.
“Kita datang ke sini dengan tidak ada beban dan kita akan mencoba untuk menampilkan performa terbaik tim untuk pertandingan lawan Persib,” tegasnya.
Maung Bandung sendiri tidak akan diperkuat striker sala Brazil, David da Silva yang mengalami cedera.
Terkait hal itu, Gilbert menilai absennya da Silva bukanlah suatu keuntunga bagi timnya karena dia menjelaskan jika sepakbola bukanlah permainan untuk satu orang.
“Ada 11 pemain yang ada di lapangan. Kalau kita berbicara kekurangan ada juga beberapa pemain kita yang cedera,” jelasnya.
Terkait pekerjaan rumah berupa penyelesaian akhir dari laga sebelumnya lawan Dewa United, Gilbert Agius memberikan penjelasannya.
“Dalam sepak bola kita memang harus mencetak gol lebih banyak dibanding lawan, tapi yang terjadi di laga sebelumnya kita banyak menciptakan peluang namun tidak bisa mencetak gol kita harus bekerja lebih keras lagi,” katanya.
PSIS saat ini ada di peringkat ke-9 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25. Dari empat laga yang sudah dijalani, Gali Freitas dkk mencatat dua kali menang dan dua kali kalah serta berhak atas enam poin.
Editor : Bahana.