Bambang Sujatmoko adalah salah satu atlet terbaik yang dimiliki oleh kontingen DIJ di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 ini. Sebab Bambang merupakan satu dari sekian atlet DIJ yang berhasil menyumbangkan medali emas.
Ya, pada hari Rabu (11/9/2024) lalu, Bambang berhasil memperoleh medali emas pada cabang olahraga (cabor) Binaraga kelas 65 kg. Di mana, pada nomor ini, Bambang berhasil mengalahkan dua atlet yakni, Iswahyudi dari Kalimantan Selatan yang duduk di posisi kedua, dan Maksudin asal Banten yang duduk di peringkat ketiga.
Baca Juga: Hebat ! Hari Keempat PON XXI Aceh-SUmut 2024, Kontingen DIY Sudah Capai Target 16 Medali Emas
Medali emas yang diperoleh Bambang di PON 2024 ini merupakan emas pertama dan terakhir baginya. Sebab Bambag sendiri sudah tidak bisa ikut PON berikutnya karena batasan usia di cabor binaraga.
Atas capaiannya itu, secara pribadi Bambang sangat bangga bisa mempersembahkan satu medali emas untuk kontingen DIJ di PON 2024 ini. Mengingat ajang ini adalah ajang terakhir baginya untuk bisa tampil di event olahraga empat tahunan ini.Ini PON yang terakhir saya dan saya alhamdulillah bisa membuat hasil yang terbaik untuk saya, keluarga, dan untuk Jogja," katanya, Kamis (12/9/2024).
Bambang Sudjatmoko adalah atlet yang sudah ikut tampil di PON sebanyak empat kali. Prestasi di PON tahun 2024 ini merupakan medali kedua baginya. Sebab pada PON 2021 lalu, Bambang berhasil memperoleh medali perak."Tidak bisa saya ungkapkan bagaimana capaian ini, yang penting saya bangga. PON kali ini saya bangga sama Jogja karena memberikan suport yang sangat baik bagi atletnya," katanya sambil terharu.
Secara pribadi Bambang mengungkapkan, setelah selesai mengikuti PON 2024 ini, ia berencana akan pensiun sebagai atlet dan akan menjadi pelatih untuk para atlet-atlet binaraga muda yang ada di DIY. Sebab, ia ingin ada regenerasi untuk kontingen DIY agar bisa memperoleh prestasi yang lebih baik lagi."Saya ingin para atlet junior jangan malu untuk bertanya sama senior-seniornya. Karena untuk berkembang dan maju harus didampingi oleh yang senior dan untuk Jogjakarta semua pasti support," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Din Miftahudin