RADAR JOGJA – Pelatih Palestina, Makram Daboub mengatakan ambisi skuad asuhannya sangat besar jelang matchday pertama grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona asia putaran ketiga melawan tuan rumah Korea Selatan.
Pertandingan Korea Selatan kontra Palestina berlangsung di Seoul Olympic Stadium pada Kamis (5/9) kick off pukul 18.00 WIB.
“Kami semua bangga bisa mencapai fase ini dan dengan demikian tanggung jawab dan ambisi kami menjadi lebih besar dan semua menjadi bersemangat untuk terus meraih hasil positif,”
Daboub menjelaskan target selanjutnya adalah terus mencetak sejarah bagi Palestina agar bisa tampil di Piala Dunia.
Selain itu, putara ketiga ini juga merupakan catatan sejarah pertama bagi skuad Singa Kanaan, dan memastikan satu tempat di Piala Asia 2027 untuk ketiga kalinya secara beruntun.
“Ini tentu saja merupakan hasil dari upaya besar dan kerja sama tim dari para pemain, staf teknis, pelatihan, administrasi, medis, dan media, serta dukungan dari Asosiasi Sepak Bola Palestina,” ungkap Daboub.
“Kami juga harus berterima kasih kepada para penggemar atas dukungan mereka terlepas dari situasi sulit yang sedang dialami Palestina saat ini,” lanjunya.
Meskipun begitu Daboub tidak memiliki target yang muluk-muluk di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona asia putaran ketiga ini.
Tujuan utamanya adalah selalu bersaing dengan semangat dan merebut salah satu tempat di Piala Dunia dengan finis sebagai juara grup atau runner up.
“Jika kami gagal mencapai hal itu, tujuan kami selanjutnya adalah finis di posisi empat besar di grup kami untuk terus bersaing dengan lolos ke putaran keempat kualifikasi,” jelasnya.
Menghadapi Korea Selatan di kandangnya bakal menjadi misi berat bagi Palestina yang ingin memulai kampanye mereka di grup B dengan Daboub juga mengakui mereka adalah lawan yang sangat sulit.
“Pertandingan pertama melawan Korea akan sangat sulit, terutama karena mereka akan bermain di kandang sendiri dan di antara para pendukungnya,” ucap Daboub.
“Mereka dianggap sebagai salah satu tim terbaik di benua Asia dan memiliki pemain-pemain tingkat tinggi yang bermain untuk klub-klub internasional yang penting,” tegasnya.
Editor : Bahana.