RADAR JOGJA – Mason Greenwood bakal kembali ke Inggris untuk bermain bagi tim nasional Jamaika dibawah asuhan pelatih anyar, Steve McClaren.
Sebelumnya, FA telah didekati oleh Federasi Sepakbola Jamaika dengan permintaan untuk memindahkan registrasi internasional dari Greenwood, dan sudah berjalan seperti yang dikutip dari The Sun.
Sudah empat tahun pemain 22 tahun itu dalam pengasingan internasional.
Ia dipulangkan dari perjalanan UEFA Nations League pada September 2020 oleh Gareth Southgate karena melanggar larangan karantina Covid dengan mengundang wanita ke hotel tim.
Mantan striker Manchester United ini telah melakukan debutnya bersama Inggris dalam pertandingan Nations League di Islandia pada usia 18 tahun dua hari sebelumnya, tetapi belum pernah tampil sejak saat itu.
Greenwood diskors oleh United pada Januari 2022 setelah didakwa melakukan percobaan pemerkosaan dan penyerangan, yang dibantahnya.
Tuduhan kriminal tersebut dibatalkan 12 bulan kemudian.
Setelah penyelidikan oleh Manchester United, ia menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Getafe sebelum bergabung dengan Marseille dengan nilai transfer 30 juta poundsterling pada musim panas ini.
Greenwood tidak pernah secara resmi dilarang oleh FA, meskipun ia tidak dipertimbangkan untuk seleksi oleh Southgate.
Selain masalah etika, pemain berusia 22 tahun itu tidak menjadi pilihan karena dia tidak berlatih atau bermain di MU selama hampir 18 bulan.
Setelah ia mulai tampil baik untuk Getafe di La Liga musim lalu, Southgate mengatakan bahwa memilihnya akan menjadi sebuah gangguan menjelang Kejuaraan Eropa.
Jamaika pertama kali mencoba untuk membuat Greenwood mengalihkan kesetiaan internasionalnya setelah tuduhan kriminalnya dicabut pada bulan Februari lalu, yang pada awalnya dia tolak karena dia ingin menghidupkan kembali karirnya bersama Inggris.
Penunjukan McClaren sebagai pelatih Reggae Boyz di awal bulan ini dipahami sebagai sebuah pendekatan baru terhadap Greenwood, yang sepertinya berhasil.
Mantan pelatih Inggris tersebut telah memainkan peran penting dalam membujuknya, karena ia mengenal Greenwood dari masa-masa saat ia menjadi staf pelatih Erik ten Hag di Old Trafford.
Ten Hag juga ingin memberikan Greenwood kesempatan kedua di United, namun ditolak oleh para eksekutif klub pada musim panas lalu, yang khawatir akan adanya reaksi keras mengingat tuduhan yang dilayangkan kepadanya.
FA diketahui telah menyerahkan dokumen kepada Federasi Sepak Bola Jamaika, yang sekarang akan mengajukan permintaan perubahan registrasi internasional kepada FIFA untuk mendapatkan persetujuan.
Greenwood memenuhi syarat untuk bermain untuk Jamaika melalui ayahnya, Andrew.
Peraturan FIFA mengizinkannya untuk melakukan pergantian meskipun ia telah memainkan pertandingan kompetitif untuk Inggris.
Peraturan mengizinkan perubahan tim nasional jika seorang pemain belum memainkan kurang dari tiga pertandingan sebelum berumur 21 tahun.
Mason telah membuat awal yang sensasional di Marseille, mencetak dua gol, menyumbangkan dua assist dan memenangkan penalti dalam debutnya dalam kemenangan 5-1 atas Brest akhir pekan lalu.
Pindah ke Jamaika akan memberinya kesempatan untuk bermain di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Tim asuhan McClaren akan menghadapi pertandingan CONCACAF Nations League melawan Kuba dan Honduras bulan depan, namun pergantian pemain mungkin tidak akan terjadi tepat waktu bagi Greenwood untuk bermain.
Jamaika berada di peringkat 59 dunia dan akan berusaha untuk mendapatkan kesempatan untuk lolos dari grup yang terdiri dari Guatemala, Republik Dominika dan Dominika.
Editor : Bahana.