RADAR JOGJA - Jajaran pelatih PSIM Jogja terus melakukan evaluasi terhadap timnya jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2024/2025. Hal itu dilakukan untuk bisa mendapatkan hasil maksimal dan bisa menciptakan permainan terbaik untuk tim.
Setelah melakoni laga uji coba secara terbuka dengan PSPS Pekanbaru pada Minggu (18/8) lalu, Laskar Mataram akan kembali melakukan laga persahabatan. Lawannya adalah Destras Sidoarjo di Stadion Mandala Krida Jogja, Sabtu (24/8) nanti.
Namun jelang melakoni laga uji coba melawan Deltras, Pelatih Kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mencoba mengurai berbagai catatan yang masih harus diperbaiki anak asuhnya. Dari evaluasi melawan tim PSPS Pekanbaru, para pemain PSIM masih minim soal kreativitas bermain di atas lapangan.
"Harapan saya itu bisa muncul besok (di laga uji coba melawan Deltras Sidoarjo). Para pemain bisa lebih cair lagi dan banyak menciptakan peluang untuk menciptakan gol. Tapi apa pun ini, kan proses untuk kami perbaiki," ujarnya saat ditemui Radar Jogja usai latihan rutin di Stadion Mandala Krida Jogja, kemarin (22/8).
Bukan tanpa alasan Seto menyoroti soal kreativitas anak asuhnya yang masih kurang. Sebab saat melawan PSPS beberapa waktu lalu itu, para pemain PSIM belum menemukan skema permainannya.
Selain itu, Seto juga menilai anak-anak Jogja ini masih minim untuk bisa menciptakan peluang. Sehingga itu menjadikan sebuah catatan untuk tim pelatih agar para bisa menciptakan kreativitas permainan untuk bisa menciptakan gol.
"Kreativitas di situ kami coba urai, artinya ada peluang ke finishing. Karena finishing ini kan artinya bagaimana menciptakan peluang. Kemarin yang menciptakan peluang minim," tegasnya.
Secara pribadi, Seto berharap di laga uji coba melawan Deltras nanti anak asuhnya bisa memiliki kreativitas dalam bermain. Sehingga para pemain PSIM bisa banyak menciptakan peluang untuk bisa menjadi sebuah gol. "Nanti kami lihat di situ, baik di sisi menyerang ataupun sisi bertahannya juga seperti apa," tandasnya. (ayu/laz)