RADAR JOGJA - Gubernur DIY Hamengku Buwono X mendorong 446 atlet kontingen DIY agar fight dan punya spirit serta kemauan mengalahkan lawan-lawannya demi memenangkan setiap pertandingan di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
"Budaya Jogja itu nerimo. Jadi kalau tadi dikatakan Jogja juara, ya tinggalkan perilaku nerimo itu. Sebab ini prestasi, bukan aktivitas sosial," tegas HB X dalam Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen DIY PON Aceh-Sumut 2024, di GOR Amongrogo, Jogja, kemarin (2/7).
Bukan tanpa alasan raja Keraton Jogja ini berkata seperti itu. Sebab, menurutnya, di PON 2024 nanti siapa yang mau bersaing dengan daerah lain dan survive, maka akan menang.
"Harus fokus untuk memenangkan pertandingan. Jangan beranggapan yang lain lebih baik daripada Anda. Berpikirlah kalian lebih baik daripada mereka. Karena semua itu tergantung atlet untuk memenangkan pertandingan," jelasnya.
Gubernur berharap dengan integritas dan kepercayaan yang tinggi maka target yang telah dicanangkan untuk kontingen DIY bisa terwujud. "Maka lakukan dengan intensitas yang tinggi dan jangan mau menyerah sebelum bertanding," ucapnya.
Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto menjelaskan, tahun ini menjadi tahun yang sangat bersejarah bagi kontingen DIY. Sebab DIY bisa mengirimkan atlet terbanyak selama mengikuti PON dengan total 446 atlet dari 49 cabang olahraga (cabor).
Editor : Satria Pradika