RADAR JOGJA - Pengda Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) DIY mengandalkan atlet asal Bantul, Ridho Barakallah yang akan turun di kelas 66 kg untuk meraih emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
Ketua Pengda PJSI DIY Toga Pramandita menjelaskan, walaupun mengandalkan Ridho, tidak menutup kemungkinan untuk atlet yang lain untuk bisa mendapatkan medali emas juga. "Jadi di kelas 55 kg dan 81 kg kami juga masih ada peluang besar untuk mendapatkan medali emas," tegasnya, saat bincang-bincang di KONI DIY Selasa (30/7).
Bukan tanpa alasan Pengda PJSI DIY mengandalkan Ridho Barakallah. Sebab, atlet asal Bantul itu telah berhasil mengukir prestasi gemilang di ajang Indika Energy Southeast Asia Judo Championship 2024, Bali lalu.
Dari tujuh atlet Judo yang diberangkatkan oleh kontingen DIY.
Ridho Barakallah berhasil menyumbangkan satu medali perak karena kalah tipis dalam segi hukuman dari atlet Pelatnas Indonesia.Ajang Indika Energy Southeast Asia Judo Championship 2024 itu adalah ajang untuk atlet-atlet yang akan turun di SEA Games. “Jadi itu memang tolok ukur yang memang bagus untuk Ridho," tegas Toga.
Toga mengungkapkan, nantinya Pengda PJSI DIJ akan memberangkatkan total tujuh atlet yang terdiri dari lima atlet putra dan dua atlet putri yang akan bertanding di PON 2024. Mereka akan turun di tujuh kelas perorangan dan satu mix beregu.
Untuk atlet putra akan turun di kelas 55 kg, 60 kg sampai dengan 66 kg sampai dengan 81 kg sampai dengan 90 kg. Sedangkan untuk yang putri akan turun di kelas sampai dengan 45 kg dan sampai dengan 63 kg, dan satu mix beregu.
Diakuinya dari segi pendanaan yang diberikan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ untuk persiapan sangat minim. Namun menurut Toga, dengan semangat yang tinggi dan tekad yang kuat dari para atletnya, dengan segala keterbatasan yang ada itu mereka tetap ingin memberikan yang terbaik dan berjanji akan tetap meraih hasil yang maksimal di PON 2024 nanti."Mereka tidak kendor, malah tambah semangat,"tegasnya. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika