RADAR JOGJA - Sebanyak 12 cabang olahraga (Cabor) dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) DIY sedang menjalani promosi dan degradasi atlet untuk pemusatan latihan daerah (Pelatda) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 mendatang.
Ketua Biro Pembinaan dan Prestasi (Binpres) NPCI DIY Rumpis Agus Sudarko menjelaskan, dari 12 cabor yang sedang menjalani program promosi dan degradasi itu, ada dua cabor baru yang juga mengikuti program tersebut, yakni cabor bowling dan goal ball.
Menurut Rumpis total ada 30 atlet baru dari dua cabor tersebut yang sedang mengikuti seleksi promosi dan degradasi. Mereka terdiri dari 22 atlet untuk cabor bowling dan delapan untuk cabor goal ball. Sedangkan, untuk sejumlah cabor lainnya dilakukan promosi dan degradasi dengan evaluasi dari hasil pelatda yang mereka telah dijalani.
Jika memang yang pelatda itu bagus dan tidak ada penurunan ya kami pertahankan. Tapi kalau ada yang latihan rutin di luar pelatda dan memiliki kemampuan yang bagus juga, akan kami beri kesempatan.”Misalnya bisa mengalahkan yang pelatda," jelasnya, Selasa (30/7/2024).
Rumpis mengungkapkan, dalam program seleksi promosi dan degradasi ini ada sebagian cabor yang justru malah menambahkan atlet dan tidak mengurangi. Seperti cabor bulutangkis dan tenis meja yang memang belum ada untuk atlet tuna rungu dan wicara.Kalau tenis meja ada dari beberapa atlet tuna netra yang ikut dan juga atlet daksa," ungkapnya.
Rumpis menjelaskan, saat ini, total ada 79 atlet baru yang ikut dalam program promosi dan degradasi ini. Mereka menjalani program tersebut dari Jumat (26/7) lalu hingga Rabu (31/7) nanti di beberapa lokasi. Sementara untuk atlet Pelatda saat ini berjumlah 103 atlet yang terbagi dalam 10 cabor. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika