RADAR JOGJA - Jelang berangkat ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2034 mendatang, ratusan pelatih yang tergabung dalam program pemusatan latihan daerah (Puslada) mendapat pembekalan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, di Ruang Sidang Utama GPLA lantai 3 FIKK UNY, Kamis (25/7).
Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik Irianto menjelaskan para pelatih Puslada PON 2024 ini diberikan tiga bimbingan teknis (Bimtek) terkait manajemen berat badan atlet, pemulihan, dan ketangguhan mental para atlet. Hal ini dilakukan supaya para pelatih itu dapat memaksimalkan performa para atletnya saat berlaga di PON 2024 nanti.
Menurut Djoko Pekik manajemen berat badan ini memang seharusnya perlu menjadi perhatian khusus untuk cabang olahraga (Cabor) beladiri. Namun tidak menutup kemungkinan jika cabor-cabor lain tetap perlu memperhatikannya. Sehingga para pelatih ini harapannya harus dapat menguasai training plan dengan food planningnya. Sebab sekarang sudah bukan masanya berkutat dengan penurunan berat badan. " Karena setiap cabor masing-masing punya kebutuhannya sendiri," ucapnya.
Satuan tugas (Satgas) PON KONI DIY Pramana berharap agar semua pelatih yang mengikuti bimtek tersebut benar-benar bisa menguasai dan mengetahui manajemen yang sesuai dengan materi yang diberikan, yakni terkait berat badan, recovery, dan mental kesiapan para atletnya.
Dia berharap bimtek ini juga bisa menghasilkan pemahaman ke semua pelatih untuk disampaikan kepada para atletnya. “Sehingga saat PON yang tinggal 44 hari ini semua bisa mendapatkan hasil yang maksimal," lontarnya. (ayu/din).