RADAR JOGJA - Murid Sekolah Beladiri Indonesia (SBI) DIY kembali menorehkan prestasi di ajang internasional. Wulan Tri Widyawati berhasil menyabet medali perunggu di ajang ASEAN Regional Ju Jitsu Championship 2024 di Bali, 4-7 Juli 2024 lalu.
Ajang ini diikuti peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Vietnam, Kamboja, dan Uni Emirate Arab.
Selain itu, ini merupakan kejuaraan single event yang di selenggarakan wadah induk organisasi tingkat Asia Ju Jitsu yakni Ju Jitsu Asia Union JJAU dan Ju Jitsu International Federation (JJIF). Kedua lembaga organisasi itu sudah diakui Badan Internasional Olimpic Committe (IOC), kalau di Indonesia diakui Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Pendiri SBI DIY Lafran Arse Jamaluddin menjelaskan, Wulan Tri Widyawati bertanding di nomor kelas Adult Fighting System Ju Jitsu Women -44Kg. Ia mengalahkan peserta dari Vietnam di babak pertama. Namun sayang di babak kedua dan ketiga, ia harus rela menerima kekalahan dari peserta asal Thailand.
"Ini pencapaian luar biasa bagi Wulan Tri Widyawati yang baru berusia 17 tahun tapi sudah mampu bertanding di level internasional," katanya Jumat (12/7).
Menurutnya, melalui pengalaman mengikuti event seperti itu, akan sangat berpengaruh terhadap mentalitas dan semangat tanding atlet dalam menghadapi kejuaraan multi event yang di selenggarakan KONI seperti PON maupun level Sea Games, serta multievent yang di koordinir KOI.
"Selamat untuk Wulan Tri Widyawati. SBI bangga mempunyai aset atlet yang dididik dari nol. Namun kini sudah bisa berkemampuan di event internasional," jelasnya. (ayu/laz)