RADAR JOGJA - Tim Anggar DIY merebut satu emas, satu perak, dan dua perunggu di Kejuaraan Anggar West Java Challenge 2024 yang berlangsung 1- hingga 5 Juli lalu, di Bandung, Jawa Barat.
Medali emas dipersembahkan oleh Mikhaela Theofania Aidan (pelajar SMAN 1 Pengasih, Kulon Progo). Dia turun di nomor degen putri U-15.
Medali perak dipersembahkan Christover Oktura Sirya Wijaya (pelajar SMP Stella Duce 1 Jogja) yang tampil di nomor degen putra U-15. Di final Christover kalah dari Okan Zinedin Zidane dari IKASI Kota Tangerang dengan skor 11-15.
Sementara dua medali perungu dipersembahkan oleh Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan (siswa SMP Muhammadiyah 1 Godean) yang turun pada Floret putra U-13 dan Mikhaela Theofania Aidan yang turun pada nomor junior degen putri.
Manajer Tim Anggar DIY Krisnawan Indrianto menjelaskan, prestasi ini menunjukkan bahwa atlet-atlet anggar DIY sudah bisa bersaing dengan atlet dari daerah lainnya. Selain itu, membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan pada cabor anggar di DIY sudah berjalan baik dan berlangsung secara berkelanjutan.
Menurut Krisnawan West Java Challenge 2024 tergolong kejuaraan level atas di Indonesia. Sebab, ajang tersebut diikuti 500 atlet dari klub, pengkab/pengkot IKASI se-Indonesia, dan ada beberapa peserta dari Malaysia.
Tujuan awal tim DIY mengikuti kejuaraan ini selain untuk menambah pengalaman bertanding atlet. Juga untuk mempersiapkan atlet anggar kami menuju Kejurnas Anggar 2024.”Kemungkinan akan dilaksanakan setelah PON," jelasnya.
Pada kejuaraan di Jawa Barat ini, Pengda IKASI DIY mengirimkan 20 atlet. Terdiri dari tiga atlet dari Kota Jogja, lima atlet dari Kabupaten Sleman, dan 12 atlet dari Kabupaten Kulon Progo. Mereka didampingi oleh pelatih Rana Abdullah, Auliaur Rahman, dan Faidilah Kurniawan. Mereka turun di 12 nomor pertandingan.(ayu/din)