Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Drumband DIY Sudah Petakan Kondisi Tempat Tanding di PON 2024, Waspadai Cuaca Panas dan Perhatikan Faktor Makanan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 4 Juli 2024 | 03:55 WIB

SIAP TANDING: Keterangan Tim Drum Corps (DC) Ayodhya saat latihan rutin. Mereka akan berlaga di  Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.Dokumen Tim Drum Corps (DC) Ayodhya Karta
SIAP TANDING: Keterangan Tim Drum Corps (DC) Ayodhya saat latihan rutin. Mereka akan berlaga di  Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.Dokumen Tim Drum Corps (DC) Ayodhya Karta
 


RADAR JOGJA - Tim Drum Corps (DC) Ayodhya Karta dari Pengda Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) DIY menjalani trayout di Sumatera Utara (Sumut) beberapa waktu lalu.

Dari try out itu, tim yang akan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang itu mulai bisa memetakan kondisi alam dan lingkungan yang akan menjadi tempat lomba.

Pelatih tim DC Ayodhya Karta, Sidiq Jefri Hendrixko menjelaskan, saat ini tim pelatih telah melakukukan evaluasi dan menyiapkan pola latihan yang sesuai dengan kondisi lokasi lomba mendatang.

Dari tiga venue yang akan menjadi lokasi lomba di PON mendatang, yakni di Stadion Madya Sumut, GOR Futsal dan Jalan Raya Medan-Deli Serdang, catatan utama adalah kondisi cuaca di ketiganya sangatlah panas. “Antisipasinya, kami akan ubah jadwal latihan kami," jelasnya, Rabu (3/7).


Jefri mengungkapkan, selain masalah cuaca yang panas, tim pelatih juga sudah memetakan kondisi venue yang akan menjadi tempat lomba. Untuk Stadion Madya Sumut, lintasan atletik yang akan digunakan untuk lomba sangat bagus dan sesuai standart.

Sementara untuk GOR Futsal yang akan digunakan nomor LUG dan LBB, kondisinya mirip dengan GOR Siyono di Wonosari dari sisi besar GOR dan kondisi tribun yang akan digunakan tim juri.


Lalu untuk venue nomor LKKB di Jalan Raya Medan-Deli Serdang, kondisinya sangat berbeda dengan jalanan yang selama ini latihan tim DIY.

 

Untuk yang jalan raya ini bentuknya jalan raya lurus dan datar sepanjang delapan kilo, jadi kami besok akan pindah latihannya ke JJLS yang kondisinya mirip. “Kalau untuk yang di GOR dan Stadion Madya, anak-anak sudah oke dan tidak masalah," ungkapnya.

Manajer Tim Drum Band DIY Diena Rahmahwati mengatakan, selain cuaca panas, beberapa hal yang perlu dipehatikan ke depannya adalah masalah pengamanan jalan raya yang akan digunakan venue nomor LKKB. Sebab, jalan Raya Medan-Deli Serdang adalah jalan raya yang padat dan banyak dilewati truk tronton, sehingga membahayakan bagi atlet.

"Kemarin saat kami mencoba, anak-anak sempat diklakson sama truk tronton, karena kaget, langkah anak-anak ada yang buyar dan salah. Ini pelu jadi perhatian tuan rumah," ucapnya. 

Selain itu, Diena juga menjelaskan, faktor makanan juga sangat penting untuk diperhatikan oleh semua atlet selama bertanding di Sumut mendatang. Sebab menurutnya mayoritas menu yang tersedia tergolong makanan pedas. 

Tim sempat pesan makanan buat anak-anak yang tidak pedas, ternyata yang dikirim tetap pedas. Mungkin ini sudah hal lumrah bagi masyarakat Sumut. “Tapi ini sangat sensitif bagi atlet yang tidak terbiasa makanan pedas," tandasnya. (ayu/din).

Editor : Satria Pradika
#waspadai #pon 2024 #drum band #cuaca panas #Drumband DIY