RADAR JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ telah menggelar serangkaian tes bagi para atlet dalam pemusatan latihan daerah (Puslada) PON 2024. Tak hanya tes fisik dan kesehatan, para atlet juga sudah menjalani tes psikologi.
Hasilnya akan diumumkan ke para pelatih. Mereka sudah diundang untuk menerima feedback hasil tes kesehatan, psikologi, dan fisik yang telah dilalui para atletnya, di Crystal Lotus Hotel, Sabtu (29/6)
Ketua umum KONI DIJ Djoko Pekik Irianto menjelaskan saat ini sudah masuk pada periode prakompetisi menjelang terselenggaranya PON 2024. Sehingga para pelatih harus tahu betul hasil dari proses pelatihannya itu."Dari hasil tes fisik, psikologi, dan tes kesehatan ini akan ketahuan performa apa yang sudah bagus dan performa apa yang masih perlu ditingkatkan," jelasnya.
Menurut Djoko Pekik, sisa waktu 70 hari jelang PON XXI Aceh-Sumut 2024 itu menjadi sebuah tantangan dan tugas bagi para pelatih untuk membuat performa terbaik para atletnya. Sehingga jika nanti ada hasil yang tidak sesuai dengan harapan pelatih, dalam sisa waktu yang ada ini bisa digunakan untuk mencapai performa 100 persen. "Para pelatih kami minta untuk menerima hasil tes itu dengan analis yang disampaikan oleh narasumber. Jadi para pelatih itu harus tahu betul kondisi para atletnya," ucapnya.
Walaupun secara umum gambaran hasil tes masih belum keluar, Djoko Pekik menyatakan, melalui Satgas PON 2024 akan terus memantau dan mengawal perkembangan kondisi para atlet kontingen DIJ. "Aspek fisik pastinya sudah mencapai 85 persen tapi pasti ada satu dua yang keteteran karena berbagai hal. Maka, ini tentu menjadi PR bagi kami dan itu harus kami dorong agar bisa 100 persen," tandasnya. (ayu/pra/zl)
Editor : Satria Pradika