RADAR JOGJA - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Purworejo berikan pelatihan kepada para atlet arung jeram di Purworejo untuk meningkatkan keterampilan pada Rabu (26/6). Sekaligus, mensosialisasikan FAJI Purworejo kepada masyarakat.
Coaching clinic tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari club Arung Jeram, perwakilan OSIS sejumlah SMA/SMK dan perguruan tinggi di Purworejo. Hadir pula Ketua KONI Kabupaten Purworejo Sumaryanto, Komandan Pos AL Keburuan, Letda Laut Teguh Arisdiyanto, dan pengurus FAJI Kabupaten Purworejo.
Ketua Umum FAJI Purworejo Wahyudi menyampaikan, coaching clinic tersebut dilakukan sebagai untuk FAJI Purworejo akan mengikuti event-event ke depan, yaitu Porprov Jateng 2026. "Kami juga ingin memasyarakatkan, Federasi Arung Jeram di Kabupaten Purworejo kepada masyarakat," ungkapnya Rabu (26/6).
Coaching clinic tersebut bertujuan untuk lebih mematangkan skill. Yakni, dengan diberikan sejumlah materi tentang pengenalan arung jeram hingga materi dasar arung jeram. Peserta juga diminta praktik arung jeram di Jembatan Tempuran Mas Desa Loano, Kecamatan Loano.
Wahyudi menambahkan, kegiatan tersebut akan menjadi ajang seleksi bagi FAJI untuk memilih atlet yang berpotensi untuk bisa bertanding. Yakni, membawa FAJI Purworejo agar bisa meraih medali di Pekan Olahraga tingkat provinsi Jateng 2026 mendatang.
"Di porprov tahun 2018 kami mendapat dua perak dan lima perunggu. Untuk kejuaraan nasional di 2023, atlet kami mewakili Jawa Tengah mendapatkan dua perak dan tiga perunggu," sebut dia.
Ke depan, pihaknya berencana akan mengadakan kejuaraan tingkat kabupaten (kejurkab) untuk FAJI Kabupaten Purworejo. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang untuk mensolidkan atet untuk bertanding di kerjurkab.
Dia berharap dengan kegiatan tersebut, para atlet arung jeram di Kabupaten Purworejo bisa lebih semangat untuk meraih prestasi. "Bedar harapan kami agar di ajang Porprov 2026 mendatang, atlet Kabupaten Purworejo (arung jeram) dapat meraih medali emas," tandasnya. (han)
Editor : Herpri Kartun