RADAR JOGJA - Sekolah Beladiri Indonesia (SBI) DIY menorehkan prestasi gemilang. Mereka berhasil menyabet tiga emas di Kejuaraan Nasional DAI Kyokushin Karate Indonesia yang diselenggarakan Pengda Dai Kyokushin Karate Indonesia, di Gedung Serbaguna, Dharmaputra, Sabtu (9/6) lalu.
Keberhasilan SBI DIY ini karena tiga atletnya berhasil menyabet juara tersebut. Yakni Hafizh Alfiandra Endani menjadi juara satu kategori Pra Junior Putra U-10 dengan berat -35Kg. Wulan Tri Widyawati menjadi juara satu Junior Putri U-16 dengan berat -48Kg , dan Cantika Oktalianiz juara satu kategori senior putri U 18 dengan berat 50-55Kg.
Kejuaraan Nasional Dai Kyokushin Karate Indonesia Soengging Cup X ini di ikuti oleh 170 peserta dari beberapa provinsi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, NTB ,dan DIY.
Pendiri SBI DIY Lafran Arse Jamaluddin mengatakan SBI lagi-lagi memberi bukti prestasi nyata. Tidak hanya di beladiri kickboxing dan jujitsu saja. Namun di beladiri karate aliran kyokushin yang memiliki sistem kumite full contact dan jarang sekali anak-anak serta orang tua yang menyukai beladiri ini.
"Olahraga ini memang di anggap keras dan brutal. Tapi murid-murid kami mampu berprestasi memperoleh medali emas semuanya," jelasnya.
Lafran juga mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh ini. Dia juga berharap agar para atletnya bisa terus berprestasi. "Kami ingin atlet kami mampu mencapai prestasi dunia, bukan hanya level Porda saja," tegasnya. (ayu/din).