Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal M Fauzan Pelari Asal Magelang, Lewat Atletik Ingin Banggakan Orang Tua hingga Jadi Tentara

Naila Nihayah • Kamis, 6 Juni 2024 | 14:00 WIB

GIAT: Fauzan terus berlatih agar bisa membawa nama baik keluarga, termasuk Kabupaten Magelang.
GIAT: Fauzan terus berlatih agar bisa membawa nama baik keluarga, termasuk Kabupaten Magelang.
 

 

 

RADAR JOGJA - Orang tua rerata menempa anaknya agar menjadi pribadi yang membanggakan. Bisa mengangkat derajat keluarga. Hal itulah yang dihadapi M Fauzan, 22 warga Dampit, Mertoyudan.

Ia ingin menjadi unggul dan bisa membawa nama baik keluarga lewat olahraga atletik. Seperti apa kisahnya?

Lantaran suka dengan olahraga, laki-laki berusia 22 tahun itu mencoba peruntungan di cabang atletik.

Cabang olahraga ini memang lebih 'murah' dibanding lainnya. Terdiri atas nomor-nomor lari, jalan, lompat, dan lempar. Sementara Fauzan lebih fokus pada nomor lari.

Sejak duduk di bangku SMP, Fauzan giat melakukan olahraga tersebut. Ia dibimbing langsung oleh ketua umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Magelang Priyatmadi sejak 2016. Bakatnya mulai terlihat saat berada di bangku SMA.

Fauzan pun semakin ditempa untuk berlatih dengan keras. "Ibu saya jadi tenaga kerja wanita (TKW) di luar negeri, ayah saya kerja serabutan,” ujarnya, beberapa waktu lalu. “Saya ingin menjadi anak yang membanggakan orang tua dan bisa mengharumkan nama Kabupaten Magelang.”

Ia ingin membuktikan kepada semua orang bahwasanya Fauzan mampu menjadi kebanggaan keluarga. Semangatnya terus membara. Setiap hari, dia selalu berlatih. Persiapan demi persiapan, ia lakukan. Baik latihan khusus maupun umum. Seperti berenang, menghitung kecepatan lari, dan lain-lain.

Kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Ia pernah mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jateng dan meraih juara I. Lalu, pada 2019, ia mengikui kejuaraan nasional (kejurnas) atletik di Bogor pada 2019.

Karena itu, dia juga lolos maju pada PON XX Papua 2020. Lantas, pada 2021, ia mengikuti kejurnas atletik di Jakarta dan berhasil menyabet juara II untuk nomor lari 800 meter dan 1.500 meter. Sudah ada sejumlah medali yang diraih dari berbagai ajang perlombaan. Mulai dari emas maupun perak.

Setelah lulus SMA, Fauzan mencoba peruntungan menjadi seorang TNI dengan modal sejumlah medali atletik yang diraihnya. Dia pun mengikuti serangkaian tes dan berjalan mulus. Beruntung, dia lolos dan kini menjadi TNI berpangkat Tamtama Yon Zipur/4 di Ambarawa, Semarang.

Kendati sudah menjadi seorang tentara, namun ia masih aktif menjadi atlet lari. Bahkan, ia beberapa kali izin tidak mengikuti giat karena berlatih di Magelang. "Atletik itu modalnya cuma semangat. Bahkan dengan olahraga, cita-cita saya tercapai," sebutnya.

Setiap hari, ia terus berlatih. Terkadang di Stadion Moch Soebroto, Akmil, maupun tempat lain. Latihan tersebut menjadi bekalnya untuk mengikuti Tiongkok Open pada 25-30 Mei lalu. Setelah itu, dia akan fokus mengikuti training center menuju PON di Aceh.

Fauzan memang ingin terus mengasah kemampuannya agar bisa mengikuti PON, Sea Games, hingga Asian Games. "Setelah PON di Aceh, saya akan kembali ke Magelang untuk terus berlatih lebih giat lagi," lontarnya.

Sebab, dia memiliki mimpi yang sama dengan seniornya Agus Prayogo. Fauzan ingin mengikuti jejaknya agar mengharumkan nama kesatuan, olahraga, keluarga, dan Kabupaten Magelang pada umumnya.

Sementara itu, Ketua Umum PASI Kabupaten Magelang Priyatmadi mengaku bangga dengan anak didiknya tersebut. Fauzan secara tidak langsung dapat mengharumkan nama Kabupaten Magelang. Hanya saja, dia menyesalkan kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.

Sebab, sebagian besar ajang perlombaan yang diikuti Fauzan, kurang mendapat dukungan materi dari KONI setempat. Artinya, Fauzan berangkat atas dana pribadi. "Sayangnya itu (kurang mendapat perhatian). Padahal Fauzan juga sudah mengharumkan nama Kabupaten Magelang," bebernya. (pra)

 

Editor : Satria Pradika
#Kabupaten Magelang #pelari #pasi #KONI #Mungkid #tiongkok open