RADAR JOGJA - Pengda Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY ditantang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY agar bisa membawa pulang dua medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
Ketua Pengda PASI DIY Bambang Dewanjaya mengaku, meskipun target yang diberikan KONI itu agak berat, pihaknya tetap optimistis bisa mencapai target itu. Sebab, dari PASI DIY sendiri memiliki dua atlet andalan yang sudah ditargetkan bisa mencapai target itu.
Kedua atlet itu yakni Nur Shodiq, atlet putra yang akan turun di nomor maraton dan Mutiara Oktarani, atlet putri yang akan turun di nomor 800 M. "Terkait hal itu kami juga sudah rapat dengan para atlet dan pelatih Puslatda PON kami," katanya Jumat (31/5).
Bambang mengaku walaupun pada nomor maraton putra ada beberapa musuh yang berat seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera. Kemudian di nomor 800 M putri pun juga mendapatkan lawan berat seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Namun pihaknya tetap optimistis kedua atlet kebangaan DIY itu bisa memenangkannya.
Di waktu yang tinggal empat bulan ini, PASI DIY mengharapkan kepada para atletnya yang lolos PON bisa tampil secara maksimal. Sehingga bisa meraih apa yang ditargetkan oleh KONI DIY. "Masih ada beberapa bulan persiapan untuk konsisten berlatih dan menjaga kondisi," tegasnya.
Sebenarnya Pengda PASI DIY telah meloloskan enam atlet untuk berlaga di PON 2024. Tapi hanya dua atlet saja yang diunggulkan. Sebab, para atlet yang lain masih memiliki kendala.
Sementara dari segi persiapan, para atlet PASI DIY tidak mengalami kendala sama dalam menjalani Puslatda PON tahun ini. Karena semua atlet bisa berlatih bersama secara intensif.
"Atlet yang nomor jalan cepat pun selain latihan di Gunungkidul juga bisa turun untuk latihan bersama. Sebab sudah difasilitasi oleh KONI DIY untuk tempatnya," kata Bambang. (ayu/laz)