Menurutnya kunci kemenangan itu adalah dukungan dari para suporter yang memenuhi GOR pada saat itu.
"Kuncinya fokus. Para pemain malam ini fokus semua sejak awal sampai akhir kuarter. Mereka memberikan energi di atas lapangan dan saya senang atas apa yang mereka lakukan," katanya, Jumat (17/5).
Laga BPJ melawan Pacific Caesar Surabaya itu terbilang berjalan sangat ketat sejak awal kuarter.
Pacific memaksa BPJ mengakhiri kuarter pertama dengan skor 17-17. Namun setelah itu sang pelatih, Predrag merotasi pemainnya di kuarter dua.
Sehingga para pemain BPJ fokus ke defense dan beberapa kali membuat Pacific kehabisan waktu menembus paint area BPJ.
Di saat bersamaan, Garrius Holloman membantu tim mendulang angka. BPJ memimpin 40-37 di akhir kuarter dua.
Kedua tim saling bergantian memimpin di kuarter tiga.
Pacific lebih tajam, mencetak 21 angka sedangkan BPJ tiga poin lebih sedikit.
Namun di ketenangan dan kematangan para pemain membangun defense membuat Pacific kesulitan menyerang sehingga menekan angka Keljin Blevins dan kolega. BPJ menang 83-78.
Dalam laga menghadapi Pacific Caesar, Brandis Ross mencetak 30 angka dan 8 asis.
Garrius Holloman yang menggila di kuarter tiga empat menyumbang 24 poin.
Dari pemain lokal, Handri Satrya membukukan 11 poin, menjadi pemain terfektif ke-3 sepanjang laga.
Salah satu pemain BPJ Saroni menjelaskan kemenangan atas Pacific itu karena kekompakan dan kesolidan para pemain dalam menjalankan strategi pelatih.
"Semua game plan yang didesain pelatih jalan semua pada laga malam itu kami menjalankannya dengan mentalitas yang diminta pelatih," tandasnya.
Editor : Bahana.