RADAR JOGJA - Striker muda PSS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar mengaku masih mempunyai keinginan dan harapan untuk bertahan. Dia berharap tetap bisa memperkuat Laskar Sembada pada Kompetisi Liga 1 musim 2024/2025 mendatang.
RIZKY WAHYU, Sleman
Sebelum muncul nama Rafael Struick, Ramadan Sananta atau Hokky Caraka, pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (STY) punya andalan di posisi striker. Dia adalah penyerang PSS Sleman Saddam Gaffar. Di awal kepelatihan STY, Saddam selalu dipanggil ke timnas. Terutama saat di kelompok umur U-19.
Tapi saying di musim 2021/2022 karirnya sempat mandek. Diagnosa dari dokter gadungan PSS Elwizan Aminudin membuat cedera ACL yang dialaminya tak kunjung sembuh. Hingga akhirnya menjalani operasi. Pada musim 2023/2024 lalu Saddam kembali.
Mantan wonderkid PSS itu tercatat mencetak gol perdananya di musim lalu ke gawang Arema Malang. Total dari enam pertandingan dia mencetak satu gol. Belum memuaskan. Karena itu dia ingin memperbaikinya di musim depan.
Apakah masih akan bersama PSS Sleman? "Untuk hal tersebut tentu pasti ada keinginan. Tapi apapun hasilnya semoga itu yang terbaik untuk ke depannya," ujarnya kepada Radar Jogja, Rabu (15/5).
Sekadar informasi, usai melewati masa cedera yang panjang, lantaran cedera ACL pada musim 2021/2022 lalu. Hingga akhirnya mendapat perawatan medis yang tepat pada bulan Januari lalu. Serta sudah menjalani operasi restrukturisasi ACL di Rumah Sakit Premiere Bintaro, Tangerang.
Saddam Gaffar telah kembali merasakan menit bermain pada Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 lalu dari pekan ke-28 hingga laga pamungkas di pekan ke-33. Walau sudah diturunkan untuk kembali bermain, jajaran pelatih PSS Sleman menilai kondisi Saddam belum kembali seperti dahulu. Tim pelatih Laskar Sembada merasa Saddam masih memerlukan sedikit waktu untuk menaikan staminanya.
Sehingga Saddam Gaffar hanya bisa bermain pada penghujung babak kedua yakni sekitar 10 sampai 15 menit menjelang laga usai. Ia tercatat bisa mencetak satu gol walaupun usai absen panjangnya lantaran cedera.
"Itu adalah pengalaman yang mungkin tidak akan bisa terlupakan dalam karir saya. Karena itu gol pertama dan gol yang sangat emosional bagi saya di kompetisi resmi setelah hampir satu tahun mengalami cidera," jelas Saddam.
Pada kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 lalu. Laskar Sembada menduduki peringkat ke-13 klasemen dengan mengantongi 39 poin dari 34 pertandingan dan selamat dari zona degradasi.
Sebagai pemain, Saddam juga berharap agar di Kompetisi Liga 1 2024/2025 mendatang. PSS Sleman bisa lebih bagus dari musim-musim sebelumnya."Tentu tujuannya agar bisa bersaing di papan atas bukan di papan bawah seperti musim sebelumnya," tandasnya. (pra)
Editor : Satria Pradika