Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laga Pamungkas Melawan Persib Bandung Jadi Penentu PSS Sleman, Musim Depan Masih di Liga 1 atau Degradasi

Adib Lazwar Irkhami • Sabtu, 27 April 2024 | 20:10 WIB

 

WAJIB MENANG: Para pemain PSS Sleman saat menjalani latihan di malam hari. Melawan Persib Bandung menjadi laga penentu nasib PSS ke depan.
WAJIB MENANG: Para pemain PSS Sleman saat menjalani latihan di malam hari. Melawan Persib Bandung menjadi laga penentu nasib PSS ke depan.

RADAR JOGJA - Pelatih Kepala PSS Sleman Risto Vidakovic berharap timnya bisa menang saat laga kandang melawan Persib Bandung, Selasa (30/4) mendatang.

 

Baginya, dari hasil laga pamungkas itu Laskar Sembada bisa segera melihat dan menentukan statusnya untuk bertahan atau tidak di Liga 1 musim depan.

 


"Sangat sulit bermain bagi kami di situasi seperti ini. Karena belum aman dari zona degradasi. Bisa dibilang seperti hidup dan mati bagi kami," katanya kemarin (26/4).

 


Ya, saat ini Super Elang Jawa turun ke posisi 14 klasemen sementara Kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 lantaran disalip Arema FC yang saat ini menduduki peringkat ke-13 setelah berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 beberapa waktu lalu.

 

 


PSS Sleman saat ini mengantongi 36 poin. Di mana itu hanya terpaut tiga poin dari Persita Tangerang yang punya nilai 33 poin dan berada di peringkat ke-16 atau batas akhir zona degradasi.

 


Bila nanti RANS Nusantara dan Persita Tangerang mampu meraih tiga poin di pekan ke-33 mereka, besar kemungkinan PSS bisa berpotensi turun peringkat ke zona degradasi.

 

Sehingga dari hal itu menjadikan laga pamungkas mendatang anak-anak Sleman wajib menyapu bersih tiga poin agar selamat dari zona degradasi.

 


Akan tetapi upaya itu tentu tidak akan mudah. Sebab saat ini Persib Bandung sedang dalam tren yang bagus dan berada di peringkat kedua klasemen.

 


Kendati demikian, sebagai pelatih Risto tidak mau ambil pusing. Yang paling penting saat ini baginya adalah mengistirahatkan atau recovery para pemainnya karena sudah berjuang mati-matian di laga kontra Persik Kediri pada pekan ke-32 lalu.

 


Risto menyebut para pemainnya sudah berjuang keras untuk memberikan segala saat menghadapi Macan Putih lalu. Sebab di laga itu PSS harus rela bermain dengan 10 orang pemain di awal babak kedua lantaran Jonathan Bustos mendapat kartu merah dari wasit.

 


Kendati demikian pada laga itu perjuangan pemain PSS patut diapresiasi. Lantaran Ezteban Vizcarra dan kawan-kawan berhasil memaksa tuan rumah bermain imbang dengan skor akhir 4-4.

 


"Jadi saya ingin mengapresiasi pemain yang sudah memberikan segalanya dan saya bangga serta senang dengan apa yang mereka sudah perjuangkan," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Satria Pradika
#arema fc #laskar sembada #Risto Vidakovic #PSS Sleman #laga pamungkas #Ezteban Vizcarra #zona degradasi #persib bandung #Rans Nusantara #Kabupaten Sleman #PSM Makassar #PERSITA TANGERANG #Kompetisi BRI Liga 1 #Liga 1