Pemanggilan tersebut sebagai persiapan untuk mengikuti multi event Paralympic Games 2024 Paris pada 28 Agustus 2024 sampai dengan 8 September 2024 mendatang.
Kedua atlet dari NPC DIY yang dipanggil tersebut yakni, Qonitah Ikhtiar Syakuroh atlet cabang olahraga (cabor) bulu tangkis dan Teodora Audi Ayudia Ferelly atlet dari cabor Panahan. Dan kedua atlet sudah dipanggil untuk melakukan Pelatnas pada tanggal (26/2) lalu.
Ketua NPC DIY Hariyanto mengatakan atas capaian yang diraih oleh Qonitah dan Audi itu tentu menjadi pencapaian tertinggi bagi NPC DIJ.
Menurutnya hal itu baru pertama kali atlet NPC DIY bisa masuk di Paralimpiade kejuaraan tertinggi.
"Mereka dipanggil di pelatnas untuk olimpiade. Ya karena keduanya itu sudah memiliki tiket untuk masuk di olimpiade," katanya (27/2).
Hariyanto optimistis untuk kedua atletnya itu bisa meraih prestasi yang terbaik bagi Indonesia.
Menurutnya kedua atlet itu sudah mempunyai rekor prestasi yang lumayan membanggakan.
Misal seperti Qonitah di cabor bulu tangkis, sudah beberapa kali mengikuti kegiatan single event dengan beberapa pencapaian.
Hal itu tentu membuat pihak NPC DIY optimistis kalau Qonitah bisa mendapatkan prestasi di Prancis.
Sementara untuk Audi, baru pertama kali. Lolosnya pun melalui Asian Championship di Thailand.
Kemudian Februari akan mengikuti try out di Banten. Maka hal itu juga pasti akan menambah pengalamannya di event-event nasional.
Walaupun di ajang peparda lalu Audi sempat mengalami kekalahan, namun bagi Hariyanto itu bukanlah sebuah masalah yang berarti.
Menurut Hariyanto ada beberapa catatan tertentu untuk Audi. Sebab Audi adalah atlet yang masuk ke klasifikasi W1 di cabor panahan.
Menurutnya di Indonesia ini belum begitu banyak yang berprestasi seperti Audi tersebut. Ditambah lagi pada event terakhir di kejurda NPC DIY lalu juga sudah berprestasi.
Lalu NPC DIY juga memberikan catatan prestasi bagi Audi. Karena atlet tersebut dipanggil untuk mengikuti Asian Championship di Thailand dan langsung bisa meraih juara.
"Sehingga dari hasil itu Audi langsung bisa lolos ke tiket Olimpiade," terangnya.
Dengan berbagai catatan apik yang mampu ditorehkan oleh kedua atletnya itu, Hariyanto berharap agar kedua atletnya itu mampu memberikan yang terbaik untuk Indonesia di ajang Paralympic Games 2024 Paris mendatang.
"Harapannya tentu tidak hanya sekedar menjadi atlet yang masuk di paralimpiade saja. Tapi tentu bisa menyumbang prestasi untuk Indonesia," tandasnya.
Editor : Bahana.