Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Minimal Raih 16 Medali Emas, Target KONI DIY di Ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 19 Januari 2024 | 03:01 WIB
FOKUS: Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik saat rapat dengan jajaran pejabat KONI yang lainnya.
FOKUS: Ketua Umum KONI DIY Djoko Pekik saat rapat dengan jajaran pejabat KONI yang lainnya.

JOGJA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Djoko Pekik Irianto menyatakan dengan jumlah kelolosan atlet yang cukup besar yang cukup besar di tahun ini.

KONI DIY mencanangkan target minimal bisa meraih 16 medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

"Cabor-cabor atau sub cabor yang kami harapkan bisa meraih medali emas di ajang PON mendatang diantaranya, hapkido, sepatu roda, terjun payung, terbang layang, basket 3x3 putri, panahan, menembak, atletik, balap sepeda, dancesport, dan drumband," jelasnya (18/1).

Saat ini memang ada sebanyak 442 atlet dari 48 cabor atau 63 sub cabor yang telah lolos untuk tampil di PON sesuai kriteria KONI DIY.

Jumlah atlet yang lolos dari babak kualifikasi (BK) PON tahun ini memang melebihi target semula yaitu lolos 250 atlet. 

Tak hanya itu, jumlah atlet yang lolos untuk berlaga di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang juga jauh lebih banyak dibanding saat PON Papua 2021 silam. Yakni, sebanyak 136 atlet, 24 sub cabor.

Bahkan, jumlah atlet lolos ini jadi yang terbanyak sepanjang DIY dalam mengikuti PON. Karena pada PON di Jabar 2016 lalu hanya bisa meloloskan 324 atlet.

Pada sepanjang tahun 2023 lalu, KONI DIY telah mengirimkan 1.400 atlet dari 55 cabor atau 70 sub cabor untuk mengikuti BK PON.

Berkat kerja keras dan kegigihan para atlet, pelatih, didukung pengda cabor, dan Satgas PON, DIY bisa mencatatkan rekor dengan mengirimkan atlet terpanjang dalam sejarah. 

Saat ini 442 atlet yang telah lolos untuk tampil di PON mendatang telah melaksanakan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON).

Di mana, puslatda tersebut telah resmi dicanangkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di GOR Amongrogo, Jogja, Jumat (12/1) lalu.

Baca Juga: Lebih Rp 4 Miliar, Pantai Glagah Penyumbang PAD Sektor Wisata Terbesar di Kulon Progo Tahun 2023

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY terus mengontrol untuk memastikan Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) PON XXI Aceh-Sumut 2024 bagi setiap cabang olahraga (cabor) bisa berjalan maksimal.

Terlebih, pada Januari ini, pihak KONI DIY memiliki dua agenda besar untuk menyiapkan atlet menuju PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.

Yakni, melakukan tes fisik awal dan bimbingan teknis penyusunan program latihan bagi atlet dan pelatih.

"Pelatih nantinya bersama Satgas diminta menyiapkan berbagai program, meliputi high performance training program di mana latihan intensif minimal 18 jam per minggu. Kemudian kami juga menggelar tes kesehatan, tes fisik, tes psikologi, kemudian didukung pembentukan team bulding, tryout, trainning camp," jelas Djoko Pekik.

Djoko Pekik berharap para pelatih bisa mengkondisikam semua atletnya supaya bisa mengikuti tes awal tersebut. Sehingga nanti saat berlaga di PON kontingen DIY bisa meraih target yang diinginkan.

"Jadi, kalau ada rencana untuk try out atau yang lain-lain mohon dikondisikan agar pada saat tes awal bisa hadir untuk melaksanakannya. Sehingga nanti ke depan para atlet ini bisa mencapai target yang diinginkan," tandasnya. (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#PON XXI #KONI DIY