JOGJA - Ada sebanyak 103 paralimpian yang akan masuk dalam daftar pemusatan latihan daerah (pelatda) NPC DIY untuk persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024 mendatang.
Dari 103 orang atlet tersebut, terbagi menjadi 12 atlet para angkat berat, 7 atlet para atletik, 8 atlet bocia, 8 atlet para badminton, 5 atlet catur, 8 atlet judo blind, 18 atlet para panahan, 7 atlet para taekwondo, 14 atlet tenis kursi roda, dan 16 atlet tenis meja.
Berdasarkan wilayah, mereka terbagi menjadi 29 atlet Sleman, 31 dari Bantul, 19 Kota Jogja, 13 dari Kulon Progo, dan 11 atlet dari Gunungkidul.
Ketua Biro Pembinaan dan Prestasi NPC DIY Rumpis Agus Sudarko mengatakan, para peserta yang akan mengikuti pelatda Peparnas tersebut merupakan hasil dari penjaringan dalam seleksi terbatas yang digelar beberapa waktu lalu.
Dari jumlah itu, atlet pelatda tahun lalu masih mendominasi.
Sebab, kondisi mereka setelah satu tahun menjalani Pelatda memang cukup beragam.
"Hampir 90 persen atlet pelatda, atlet baru tidak terlalu banyak. Jadi, ada beberapa penurunan secara prestasi, ada beberapa ya ada yang sudah standar, ada yang masih harus ditingkatkan lebih lajut dilihat dari performa selamat pelatda tapi ada beberapa cabor yang meningkat," ujarnya (16/1).
Rumpis juga menyatakan jika para atlet tersebut akan menjalani pelatda selama Sesembilan bulan ke depan. Mulai Januari hingga September mendatang.
Dalam pelatda tersebut rencananya setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi terhadap hasil latihan.
"Ditetapkan dengan SK terus nanti setelah itu kami evaluasi per tiga bulan. Karena beda dengan PON kan ada BK PON. Kalau yang individu, ya, itu. Tapi, kalau kami kan tidak ada BK Peparnas, hanya kami harus evaluasi setiap cabor," tandasnya. (ayu)
Editor : Amin Surachmad