MUNGKID - Kesuksesan gelaran Borobudur Marathon 2023 pada Minggu (19/11) lalu tak lepas dari peran warga di sekitarnya. Karena tak bisa ikut dalam lomba lari jarak jauh bulan lalu, sekaligus sebagai bentuk apresiasi, warga setempat diajak mengikuti Borobudur fun run.
Ajang lari ini sebagai bentuk apresiasi kepada warga Borobudur karena sudah menjadi tuan rumah yang baik. Perhelatan ini mengambil start dan finis di kompleks Candi Pawon.
Panitia penyelenggara Budhi Sarwiadi mengutarakan, saat gelaran Borobudur Marathon pada Minggu (19/11) lalu, tidak banyak warga yang terlibat pada perlombaannya. "Mereka tidak terlibat larinya. Jadi, kami buatkan event ini (Borobudur Fun Run)," terangnya di sela kegiatan, Minggu (3/12).
Kegiatan ini, kata dia, memberikan kesempatan kepada warga Borobudur untuk berolahraga dan bersenang-senang. Total ada sekitar 1.900 warga dari berbagai kalangan usia yang mengikuti Borobudur Fun Run. Dengan menempuh jarak sekitar tiga kilometer (km).
Tim penyelenggara juga memberikan apresiasi kepada tim cheering dari 46 sekolah dari 19 desa di Borobudur yang terlibat. Berupa fasilitas olahraga. Baik yang menjadi pemenang maupun tidak.
Sebab, mereka telah memberikan sajian menarik saat gelaran Borobudur Marathon. Tiap sekolah pun dibebaskan berekspresi dan mengkreasikan seni budaya untuk menghibur para pelari.
Selain itu, rangkaian Borobudur Marathon 2023 juga melibatkan 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Jateng. Utamanya di kawasan Borobudur. Dengan begitu, produk mereka bisa lebih dikenal secara luas.
Budhi berharap, rangkaian Borobudur Marathon, termasuk Borobudur fun run di tahun berikutnya akan menyedot peserta lebih banyak lagi. "Kalau tahun ini, ada evaluasi sedikit soal kantong parkir. Tahun depan, kami bisa melibatkan banyak warga untuk itu. Sehingga rute lari akan tetap steril," ujarnya.
Editor : Heru Pratomo