Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kontingen Bantul Sabet Juara Umum Cabor Panjat Tebing di Ajang Gebyar Olahraga Pendidikan 2023

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 1 Desember 2023 | 21:29 WIB
Sumber Foto Dokumen FPTI Bantul
Sumber Foto Dokumen FPTI Bantul

RADAR JOGJA - Kontingen Bantul berhasil menyabet juara umum dalam ajang Gebyar Olahraga Pendidikan 2023 cabang olahraga (Cabor) panjat tebing Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang diikuti oleh puluhan pelajar Sekolah Dasar se DIJ.

Kegiatan tersebut digelar oleh Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) DIJ pada tanggal 22-24 November 2023 lalu.

Kontingen Bantul mengumpulkan total delapan medali, dari tiga medali emas, tiga perak, dan dua perungguh.

Peringkat kedua ada Kontingen Kulon Progo mengumpulkan total empat medali, dari dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Peringkat ketiga berhasil diduduki oleh Kontingen Kota Jogja mengumpulkan total empat medali, satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

Ajang Gebyar Olahraga Pendidikan 2023 cabang olahraga panjat tebing ini digelar di venue wall climbing Mandala Krida.

Pada hari pertama, Rabu (22/11) lalu ajang ini mempertandingkan kategori speed klasik perseorangan putri dan putra.

Sebelumnya, para peserta telah melewati seleksi di tingkat kabupaten/kota se-DIJ masing-masing.

Pada babak kualifikasi perseorangan putri mempertemukan sebanyak 22 peserta.

Babak Final, peringkat pertama (emas) kategori speed klasik perseorangan putri diraih oleh Grandisa Nurielova Jasmine, atau sering disapa Gendhis yang merupakan perwakilan FPTI Bantul.

Grandisa adalah pelajar kelas 6 SD Salam (Sanggar Anak Alam) Nitiprayan dan tergabung dalam Nusantara Sport Climbing (NSC) Jogjakarta.

Grandis mencatatkan waktu 16,990 detik, disusul rekan satu klubnya yakni Dealova Assyfha Putri Akbar yang meraih medali perak dengan catatan waktu 21,670 detik.

Sementara diperingkat ketiga diraih Amalur Ashila Salas Anggraeni perwakilan FPTI Kota (NSC Jogja).

Peringkat empat diraih Aqqila Quinnova Pahlevi (FPTI Bantul).

Sementara di perseorangan putra, yang diikuti 23 peserta.

Pada peringkat pertama (emas) berhasil diraih oleh Muhammad Randhi K dari FPTI Kulon Progo setelah mengalahkan Aimanbarra Khalid perwakilan FPTI Sleman.

Peringkat ketiga diraih Handanema Hiban Firnandia (FPTI Bantul).

Sedangkan peringkat empat diraih Maximilian Herjuna Gavriel (FPTI Bantul).

Pemenang yang lead beregu PUTRI diraih FPTI Kota, disusul Kulonprogo dan Bantul. Sementara putra emas diraih FPTI Kulonprogo, disusul FPTI Bantul dan FPTI sleman.

Pada hari teakhir untuk kategori Lead Perorangan, medali emas berhasil diraih oleh Aqilla Quinova Pahlavi dari FPTI Bantul.

Disusul Qotrhunada Wening Jati dari FPTI Kota, dan peringkat ketiga Maryam Aida Yahya.

Sementara untuk Lead Perorangan Putra, emas diraih Abbiyu Mumtaz Ramadhan (FPTI Bantul dari klub NSC Jogja).

Disusul peringkat kedua (perak) diraih Muhammad Sabqie Alfatif Habib (FPTI Bantul/NSC Jogja). Dan pada peringkat ketiga diraih Andri Gigih Setiawan dari FPTI Kulonorogo.

Ketua Harian FPTI DIJ Amar Syah mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab para atlet-atlet muda ini nantinya akan menggantikan atlet senior. 

"Ini adalah bibit unggul dari Jogja dari lima Kabupaten dan Kota. Dan mereka ini nanti ke depan akan menjadi atlet-atlet yang potensial ke depan yang akan turun di kejurnas junior," ujarnya Kepada Radar Jogja (1/12).

Menurut Amar, para atlet-atlet muda ini nantinya juga akan bisa mengisi untuk mewakili di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) dari masing-masing Kabupaten/Kota.

"Sekitar tiga sampai lima tahun ke depan nanti mereka baru bisa berlaga di Porda. Karena usianya masih sangat muda tingkat SD," katanya.

Amar juga berpesan kepada para juara Gebyar Olahraga Pendidikan 2023 cabor panjat tebing ini agar jangan merasa hebat dari pada yang lain.

Karena masih banyak kejuaraan-kejuaraan ke depan yang menanti. Baik itu tingkat daerah, nasional maupun internasional.

"Untuk yang belum berhasil. Masih ada harapan di kemudian hari untuk kembali bisa menunjukkan prestasinya. Dan ini juga bisa menjadi motivasi kepada para atlet-atlet muda daerah untuk terus meningkatkan prestasinya," pesannya.

Sementara itu, Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Djoko Pekik Irianto juga berharap dengan adanya ajang Gebyar Olahraga Pendidikan 2023 ini bisa menjadi satu bagian dari proses pembinaan olahraga usia dini yang utamanya pada kelas khusus olahraga (KKO) se-DIJ.

"Terimakasih kepada bapak dan ibu kepala sekolah yang telah membina adek-adek ini. Sehingga insyaallah mereka nanti akan menjadi bagian dari atlet DIJ yang akan berlaga diberbagai event Nasional bahkan Internasional," tandasnya. (ayu/bah)

 

Editor : Bahana.
#panjat tebing #FPTI #kontingen #Bantul