RADAR JOGJA - Hingga kini, belum ada pelari yang mampu memecahkan rekor nasional marathon yang masih dipegang oleh Eduardus Nabunome. Pada 1993 lalu, dia mencatatkan rekor 2 jam 19 menit 18 detik pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jakarta.
Untuk itu, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menjanjikan tambahan bonus Rp 100 juta bagi pelari nasional yang berhasil memecahkan rekor marathon tersebut. Hal itu disampaikan Nana saat melepas peserta Borobudur Marathon 2023 kategori marathon di Taman Lumbini, kompleks Candi Borobudur Minggu (19/11) pagi pukul 05.00.
"Ada hal khusus bagi pelari nasional marathon yang mampu memecahkan rekor. Karena sudah tiga dekade dipegang oleh Eduardus Nabunome dan bertahan hingga sekarang. Para pelari akan diberikan bonus Rp 100 juta," ujarnya.
Selain para pelari marathon nasional, dia juga bakal memberikan tambahan bonus kepada peserta kategori 10K young talent. Baik peserta putra maupun putri. Untuk podium pertama, akan diberikan sebesar Rp 15 juta. Sedangkan podium 2 Rp 10 juta dan podium 3 sebesar Rp 5 juta.
Nana meminta kepada seluruh peserta Borobudur Marathon 2023 untuk senantiasa menggaungkan voice of unity atau menyuarakan persatuan. "Bahwa Borobudur Marathon adalah milik kita bersama. Mari suarakan semangat persatuan dari Borobudur untuk Indonesia dan dunia," ujarnya.
Dia berharap, ke depan, perhelatan Borobudur Marathon akan terus berkembang menjadi lebih baik lagi. Lebih-lebih bisa naik level. Tidak hanya menjadi ajang nasional, tapi juga internasional. Dengan begitu, akan ada banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Borobudur
Editor : Heru Pratomo