RADAR JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Kas Hartadi memuji penampilan kiper muda Khairul Fikri Ma'arif saat melawan Malut United FC di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu (30/9) lalu. Kas Hartadi menilai Khairul tampil cukup bagus saat melakoni laga tandang itu.”Dia menjadi penyelamat bagi kami,’’ ujarnya (1/10).
Khairul Fikri Ma'arif adalah salah satu dari empat pemain muda yang didaftarkan oleh PSIM Jogja untuk mengisi slot pemain U-21 di kompetisi Pengadaian Liga 2 2023/2024.
Di menit awal dalam laga itu, kiper utama yang diturunkan oleh Kas Hartadi adalah Sendri Johansyah. Namun pada menit ke-19, Sendri mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan akibat berbenturan dengan pemain Malud United. Fikri yang masih duduk di bangku cadangan diturunkan sebagai pengganti Sendri.
Sebenarnya PSIM Jogja masih memeliki kiper yang biasa di turunkan secara bergantian dengan Sendri yaitu Wahyu Tri Nugroho. Namun saat laga kontra tim berjuluk Laskar Kie Raha itu, Wahyu juga masih dibekap cedera.Jadi dua penjaga gawang PSIM cedera semua. “Saya sebenarnya waswas. Sebab, baru 15 menit dua pemain kami mengalami cedera," kata Kas Hartadi.
Menjalani debut pertama dengan lawan tim yang bertabur bintang tentu tidak mudah bagi Fikri. Namun pemain muda itu mampu membuktikan bahwa mentalnya telah teruji.Terbukti, dalam laga itu tim tuan rumah sangat mendominasi pertandingan. Sebanyak 12 tendangan dilepaskan ke gawang PSIM Jogja. Namun kesigapan kiper muda itu mampu menghalau serangan lawannya itu."Banyak sekali serangan-serangan dari tim lawan yang diselamatkan oleh si Fikri," tegas Kas Hartadi.
PSIM Jogja mampu menumbangkan tuan rumah lewat gol semata wayang Vengko Armedya. Menurut Kas Hartadi kemenangan yang diraih oleh tim asuhnya itu adalah berkat kesabaran dan perjuangan keras para pemain. "Jadi saya main sabar saja. Dan para pemain juga mengikuti intruksi untuk disiplin dalam taktikal," tandasnya. (ayu/din).