Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Coach Mihail Ingin Melihat Cucunya Tumbuh

Rizky Wahyu Arya Hutama • Rabu, 27 September 2023 | 16:15 WIB
YANG TERAKHIR: Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail menyatakan mengundurkan diri dari Laskar Sembada. Laga menjamu Madura United menjadi yang terakhir baginya.
YANG TERAKHIR: Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail menyatakan mengundurkan diri dari Laskar Sembada. Laga menjamu Madura United menjadi yang terakhir baginya.

 

 

 

RADAR JOGJA - Marian Mihail masih menunggu keputusan dari manajemen tim PSS Sleman terkait keinginannya untuk mengundurkan diri sebagai pelatih kepala.  Meski begitu, apa pun keputusan dari manajemen, Coach Mihail tetap tidak akan menganulir keputusannya. Dia ingin mundur sebagai kepala pelatih.
“Saya katakan juga kepada para pemain, saya datang ke Indonesia bukan untuk hidup di Indonesia. Saya memiliki cucu. Dan sebagai seorang kakek, saya ingin melihatnya tumbuh. Karena ketika saya masih menjadi pemain, anak saya tumbuh tanpa saya dan saya mungkin tidak seperti teman-teman yang lain yang ingin tinggal,” ujarnya Selasa (26/92/3). 


Pelatih asal Rumania itu mengaku, keinginanya untuk mundur keluar lantaran para fans tidak penah mendukungnya sejak awal. Walaupun begitu, ia tetap senang dan memberikan apa yang terbaik buat timnya di musim kompetisi ini.
Sampai pekan ke-13 BRI Liga 1 2023/2024 ini, terbukti Coach Mihail sudah melakukan semaksimal mungkin untuk tim Super Elja.  Akan tetapi, pelatih berusia 65 tahun itu tetap tidak bisa mengelak atas apa yang terjadi pada situasi di PSS Sleman.


Keinginan untuk mundurnya pun sudah bulat dan telah disampaikan lewat perwakilan ke pihak manajemen tim. “Mengenai pemberhentian kontrak, saya telah sampaikan bahwa saya telah mengajukannya kepada klub dan menunggu statement dari klub untuk memutuskan,” katanya.
Mewakili para pemain, kiper  M. Ridwan mengaku sedikit kecewa dengan keinginan Coach Mihail mundur dari tim. Sebab, menurutnya, sebelum kedatangan Mihail ke Laskar Sembada, sepak bola di Sleman belum seperti saat ini yang lebih terorganisasi.


Banyak pelajaran-pelajaran baru tentang sepak bola dari Eropa dibawa ke Sleman. Dan, sebenarnya para pemain cukup senang dengan adanya Coach Mihail. “Sebab di dalam pertandingan kami lebih terorganisasi,” tandas Ridawan. (ayu/laz) 

Editor : Satria Pradika
#mengundurkan diri #PSS Sleman #marian mihail