RADAR JOGJA - Jogjakarta Taekwondo International Open 2023 menjadi wadah untuk pembinaan prestasi. Sebab para atlet dari penjuru tanah air bisa bertanding dengan para atlet luar negeri.
Ada 3.045 atlet dari seluruh Indonesia dan mancanegara mengikuti kejuaraan Jogjakarta Taekwondo International Open 2023 di Gedung Olahraga (GOR) Amongrogo, Jogja. Kejuaraan diselenggarakan 14-16 September 2023.
Ada beberapa kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini, yakni kategori prestasi dan festival. Mulai tingkat super kadet, kadet junior, dan senior.
Ketua panitia Wesley Tauntu mengatakan, Jogjakarta Taekwondo International Open 2023 adalah event terbesar di Indonesia selama ini. Event ini untuk pembinaan prestasi. "Jumlah atlet ada 3.045 itu sangat luar biasa," ujarnya kepada Radar Jogja di GOR Amongrogo, Jumat (1/9).
Wesley membeberkan ada sekitar 30-an atlet internasional yang ikut. Seperti atlet dari Singapura, Malaysia, Thailand, Nepal, dan Belanda. Kejuaraan ini juga dihadiri tujuh wasit internasional yang berasal dari luar Indonesia.
"Jadi atlet kita tidak usah susah-susah pergi ke luar negeri. Kami sudah datangkan ke sini agar menambah pengalaman para atlet dalam bertanding," katanya.
Brigjen TNI Robertus Donatos Ndona yang mewakili Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) juga mengakui event ini sangat luar biasa. Menurutnya, dengan adanya event seperti ini nanti akan bisa menciptakan atlet-atlet yang akan mewakili Indonesia ke ajang internasional.
"Saya sangat senang dengan adanya event ini. Dan turnamen ini sangat bagus. Semoga daerah lain bisa mencontohnya," jelasnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ Djoko Pekik Irianto menambahkan, melalui kejuaraan ini nantinya diharap dapat menghasilkan juara-juara sejati sehingga muncul atlet-atlet nasional dan internasional. Dari kejuaraan ini nanti bisa dilihat hasil prestasi terbaik untuk menuju prestasi nasional dan internasional. (ayu/laz)