Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Grassroot Football Festival Diikuti 132 Tim, Ajang Pembinaan Usia Dini, Perebutkan Piala GKR Mangkubumi

Rizky Wahyu Arya Hutama • Senin, 4 September 2023 | 16:00 WIB

PEMBINAAN: Ketua Umum PSSI Erick Thohir didampingi Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arfianto saat kick off Grassroot Football Festival di Lapangan Kenari, Minggu (3/9). RIZKY WAHYU/RADAR JOGJA
PEMBINAAN: Ketua Umum PSSI Erick Thohir didampingi Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arfianto saat kick off Grassroot Football Festival di Lapangan Kenari, Minggu (3/9). RIZKY WAHYU/RADAR JOGJA

RADAR JOGJA - Sebanyak 132 tim dari perwakilan Kabupaten atau Kota se-DIJ yang ikut berlaga dalam kompetisi Grassroot Football Festival yang diselenggarakan Asprov PSSI DIJ. Ajang ini dibuka di Lapangan Kenari, Sabtu (2/9) dan akan berlangsung hingga 15 September mendatang. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menghadiri kick off perdana Lapangan Kenari, Minggu (3/9).

Menurut Erick, pembinaan sepak bola itu harus dimulai sejak usia dini. Sebab U-9 ini adalah masa depan bagi PSSI untuk menuju tahun 2038. Maka kehadiran kompetisi berjenjang di setiap kelompok umur merupakan salah satu upaya PSSI untuk terus membina dan mengasah keterampilan dan kesiapan para atlet. Dengan begitu 15 tahun ke depan, skuad tim Garuda Indonesia bisa menjadi peserta di kompetisi elit sepak bola dunia.”Kami punya impian untuk masuk ke Piala Dunia 2038," katanya.

Erick juga menyebut pemain yang akan hadir dan siap tampil di ajang Piala Dunia 2038 mendatang tidak bisa hadir secara instan. Sehingga Grassroot Football Festival ini adalah ajang yang cocok sebagai persiapan dini."PSSI serius untuk membina atlet sepak bola untuk tahun 2038. Tidak mungkin kami membangun Timnasional kami secara instan," ujarnya.

Baca Juga: Menteri Basuki Ngecek Busana Erick Tohir saat Upacara 17 Agustus di Istana, Bukan Jawa tapi Boedi Oetomo 1908

Erick juga mendorong agar Asprov di setiap provinsi di Indonesia punya komitmen yang sama untuk menyelenggarakan kompetisi usia dini secara berkelanjutan. Sebab euforia seperti Grassroot Football Festival ini tidak akan terus terbangun jika tidak terus dibangun. Menginggat bagaimana bangsa-bangsa lain mereka membangun sepak bola sejak usia dini."Ini yang kami harus terus kami perbaiki. Jika para Asprov ini serius pasti ada berkahnya. Sebab PSSI akan selalu membantu dan kami harus selalu berkolaborasi," tegasnya.

Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Dessy Arfianto mengatakan Grassroot Football Festival ini adalah ajang pembinaan atlet sepak bola usia 9, 10, 11, dan 12 tahun. Pada ajang itu, nantinya juga akan memperebutkan piala bergilir Mangkubumi setiap tahunnya.Kompetisi Grassroot Football Festival berlangsung dari tanggal 2 September-15 Oktober mendatang yang diikuti oleh Klub Anggota, SSB dan Akademi Sepakbola di wilayah DIJ. Total ada sebanyak 2.200 anak yang berpartisipasi dalam Grassroot Football Festival ini."Ajang ini adalah tahap awal untuk fokus menumbuhkan minat anak pada olahraga sepakbola. Dan pada tahap awal ini kami juga fokus menumbuhkan semangat mereka untuk terus berlatih. Sehingga kami juga mendatangkan tokoh nasional dan sepakbola lokal supaya mereka lebih tertarik," jelas Dessy.(ayu/din)

 

 

Editor : Satria Pradika
#Sport #erick tohir #Grassroot Football Festival #piala dunia