Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

KONI DIY Beri Apresiasi Atlet Internasional, Mereka Habiskan Masa Remaja di Lapangan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Jumat, 11 Agustus 2023 | 23:50 WIB
APRESIASI: Ketua Umum KONI DIY Prof Djoko Pekik Irianto saat memberikan apresiasi kepada atlet, pembinan, dan orang tua atlet, di Kantor KONI DIY Jumat (11/8). (RIZKY WAHYU/RADAR JOGJA)
APRESIASI: Ketua Umum KONI DIY Prof Djoko Pekik Irianto saat memberikan apresiasi kepada atlet, pembinan, dan orang tua atlet, di Kantor KONI DIY Jumat (11/8). (RIZKY WAHYU/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY memeberikan apreasi kepada dua atlet yang kemarin habis berlaga di kejuaraan Internasional, kemarin (11/8) di Kantor KONI DIY. 

Kedua atlet itu yang pertama adalah Zefanya Adelia Sidharta yang berhasil meraih peringkat 4 di Tai Chi Jian dan peringkat 5 di Tai Chi Chuan dalam kejuaraan FISU World University Games Summer, Chengdu, China 2021.

Atlet yang kedua adalah Sukma Lintang sebagai atlet tim nasional panjat tebing yang mengikuti kejuaraan dunia panjat tebing Word Championship Bern 2023.

Ketua Umum KONI DIY Prof Djoko Pekik Irianto mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi atas prestasi yang diperoleh dari ke dua atlet tersebut. Yang mana apresiasi itu tidak hanya ditujukan kepada atlet saja. Namun, juga ditujukan kepada orang tua dan para pembina Wushu Indonesia, Pengda FPTI dan Pengda WI DIY. 

"Ini akan terus kami kawal dengan sebaik-baiknya. Untuk menuju ke BK PON dan PON yang akan datang dalam waktu dekat ini," ujarnya.

Djoko menyampaikan dalam pembinaan prestasi memang membutuhkan pengorbanan yang sangat luar biasa. Oleh sebab itu apresiasi tersebut diberikan dalam rangka perhatian KONI DIY atas pengorbanan mereka.

"Kami tahu bahwa pergorbanan latihan untuk memperoleh prestasi dunia itu sangat luar biasa. Sebab, mereka menghabiskan masa remaja mereka di lapangan. Yang mana, tidak semua anak bisa melakukan itu. Dan mereka adalah dua yang terpilih diantara sekian juta masyarakat Indonesia khususnya dari DIY yang bisa berprestasi," jelasnya.

Djoko juga berharap agar prestasi ini terus dikawal. Supaya prestasi itu nantinya bukan milik DIY saja, namun juga untuk Indonesia di kejuaraan dilevel regional maupun Internasional.

"Kami berharap agar para atlet ini bisa terus meningkatkan prestasinya. Supaya bisa menjadi kebangaan Indonesia diberbagai kejuaraan Internasional," ungkapnya.

Sementara itu, Zefanya Adelia Sidharta dari Yayasan Wushu Indonesia Sinduadi, yang berhasil meraih juara di ajang FISU World University Games Summer, Chengdu 2021, merasa bahagia dan bangga dengan dirinya sendiri atas prestasi yang ia raih. Dia juga mengaku latihan-latihan yang dijalani selama ini bisa menjadi bekal pertandingan ke BK PON mendatang.

Zefanya juga mengaku kalau dirinya juga bangga karena dengan waktu yang dekat bisa masuk ke Pelatnas dan bisa bertanding di China dalam kejuaraan Internasional.

"Kemarin saya di nomer peringkat 4 di Tai chi Jian yaitu Tai chi dengan menggunakan pedang dan nomer peringkat 5 Tai Chi Chuan yaitu Tai Chi dengan tangan kosong. Dan atas pencapaian itu saya sangat berterimakasih kepada KONI DIY yang selalu mendukung saya," ucapnya.

Ditambah lagi, Pelatih Sukma Lintang dari Puslatda BK PON Panjat Tebing DIY Sultoni Sulaiman mengaku sangat berterimakasih atas apresiasi yang telah diberikan. Sebab, dengan adanya apresiasi itu bisa menambah semangat para atlet untuk lebih giat berlatih terutama dalam kejuaraan Internasional.

"Semoga dengan adanya apresiasi ini para atlet tambah giat lagi untuk berlatih," tandasnya (ayu)

Editor : Amin Surachmad
#panjat tebing #Tai Chi #kejuaraan internasional #KONI DIY