Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Owner BPJ Ambil Alih Kendali Manajemen Selesaikan Persoalan Klub

Gregorius Bramantyo • Jumat, 11 Agustus 2023 | 20:22 WIB

Sebenarnya Edy sudah mulai kembali turun tangan sebelum Bima Perkasa tampil di laga perdana playoff di GOR Pancasila UGM, 30 Juni lalu. Sebelumnya, ia telah mengendus banyak persoalan.

Edy membayarkan gaji pemain yang akan bertanding saat Hady Efendy selaku presiden klub saat itu hanya sekadar berjanji. Yang sebenarnya, menjadi tanggung jawab Hady.

Setelah playoff, hak para pemain dan ofisial kembali remang. Edy kembali turun tangan membayarkan hak pemain. Kondisi ini membuat pemain geram lantaran Hady Efendy tak juga bertanggung jawab.

Andre Adriano, salah satu pemain, sempat mengungkapkannya di media sosial. Andre, mewakili pemain, cukup kecewa karena komitmen presiden klub hanya di bibir saja.

"Kepada YTH Bp Hady mohon untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya. Bukan hanya diam dan memberi jawaban samar. Saya dan rekan-rekan mengalami kesusahan finansial sebab hak yang belum dibayarkan," tulis Andre Adriano.

Pengunduran diri Hady Effendy sebagai presiden klub diumumkan dalam pertemuan dengan Indonesian Basketball League (IBL) pada Senin (7/8) kemarin melalui virtual meeting. Dalam pertemuan itu, pihak IBL dan Edy menuntut Hady agar menyelesaikan tanggung jawabnya maksimal di akhir pekan ini. Tetapi tidak menemukan titik temu.

 

Mediasi yang dilakukan IBL berakhir dengan pengunduran Hady Efendy. Kemudian, dituliskan dalam surat pengunduran diri yang dikirimkan ke Bima Perkasa pada Selasa (8/8).

"Sekarang kami bisa berpikir ke depan, salah satunya dengan mencari pelatih baru," kata Edy singkat. (tyo)

Editor : Amin Surachmad
#IBL #Bima Perkasa Jogja #GOR Pancasila UGM