RADAR JOGJA - Hokky Caraka merupakan salah satu penyerang harapan PSS Sleman. Hokky diharapkan mampu memberi hoki, peruntungan, bagi skuad Super Elang Jawa.
Hoki dari Hokky sangat dibutuhkan saat PSS menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo Jumat (21/7). Terutama, jika barisan depan belum mampu memecah kebuntuan mencetak gol hingga menjelang menit-menit akhir pertandingan. Dan, dia dimasukkan sebagai pemain pengganti.
Sebab, berdasar data, Hokky selalu dimainkan di menit-menit akhir pada tiga laga yang telah dilakoni Kim Kurniawan dkk. Ketiga-tiganya dimasukkan Coach Marian Mihail sebagai pengganti Yevhen Bokashvili.
Baca Juga: Preview PSS v PSIS: Saatnya Baha Hadirkan Bahagia
Hokky menggantikan Baha menit ke-77 saat dijamu Bali United. Pemain Gunungkidul itu masuk lapangan menit ke-88. Ketika menghadapi Barito Putera, dia dimainkan menit ke-78.
Pemain 18 tahun itu total bermain selama sekitar 27 menit. Jumlah menit bermain ini bisa menjadi modal penting bagi Hokky untuk berkembang. Setidaknya, pengalaman bermain tersebut membuatnya rela semakin bekerja keras untuk memburu gol pertama di Liga 1 musim kompetisi sekarang.
Pengamat sepak bola Ananto Priyatno menilai, lini depan PSS sebenarnya cukup banyak punya bakat pemain potensial. Hokky menjadi salah satu sosoknya.
Baca Juga: Hokky Caraka Ingin Segera Pecah Telur
Menurutnya, Hokky sebenarnya punya potensi besar menjadi striker bagus. "Dia pemain timnas. Punya postur bagus, muda, dan cepat.
Insting golnya juga cukup bagus. Dia hanya perlu menit bermain. Mungkin pelan pelan dia akan mendapat menit bermain yang banyak," urainya.
Hanya saja, ungkap Ananto, Hokky mengalami keadaan Baha. Yakni, butuh gol pertama.
"Dan, juga kerja keras tak boleh lepas dari Hokky. Jangan cepat puas harus menjadi falsafah dasar bagi dia saat tampil di lapangan," pesan Ananto menyuntikkan semangat untuk Hokky.
Semoga hoki, Hokky!
Editor : Amin Surachmad