RADAR JOGJA - Maguwoharjo Football Park (MFP) di Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kawasan tersebut dikenal sebagai one stop football facilities. Fasilitas sepak bola satu atap.
Maguwoharjo Football Park dirintis oleh legenda sepak bola Kahudi Wahyu Widodo. Pemain yang turut membawa PSS Sleman promosi dari divisi 1 ke liga Utama kompetisi di Indonesia.
MFP ramai dipakai saat persiapan kompetisi seperti saat ini. MFP dipilih klub-klub profesional untuk pemusatan latihan.
“Karena di sini menjadi daya tarik sendiri. Barito (Putera) dan Persebaya (Surabaya) yang booking beberapa hari,” ujarnya.
Sekadar informasi, Persebaya menjalani rangkaian pemusatan latihan di Jogjakarta sejak Senin (5/6) dan rampung pada Kamis (15/6).
Fasilitas sepak bola satu atap ini dirintis Kahudi sebagai opsi lain setelah sepak bola dihantam pandemi Covid-19 pada 2019-2020 silam. Saat itu, dia menjadi bagian tim kepelatihan Persis Solo. Namun, kompetisi dihentikan karena pandemi.
Dia membuat sebuah ruang pengembangan sepak bola yang juga menjadi pusat komunikasi komunitas sepak bola. Sehingga, bisa memulai budaya saling menghormati antarkomunitas yang bermuara pada perdamaian.
Dalam tiga tahun terakhir, Kahudi fokus menjadikan Maguwo Football Park sebagai ruang pengembangan sepak bola lengkap dengan fasilitas penunjangnya.
Sejauh ini legenda sepak bola Jawa Tengah tersebut melengkapi fasilitasnya dengan satu lapangan mini dan satu lapangan penuh.
Kemudian, ditunjang dengan penginapan berbentuk homestay, layanan makanan konsumsi, dan kafe untuk rekreasi.
“Tempat ini memang dipersiapkan untuk persiapan tim yang memang ingin TC di sini. Semua sudah tersedia catering, penginapan yang ada di sekitar lapangan,” ujar Kahudi.
“Lampu sudah standar. Jadi, di sini lapangan bola satu-satunya yang ada lampunya,” imbuhnya.
Dia bersyukur semesta memberikan jalan untuk merintis usaha dan misi besarnya tersebut. Berbagai dukungan datang dari rekan pelatih dan pesepak bola, salah satunya pelatih Persebaya saat ini Aji Santoso.
“Kebetulan Coach Aji sudah ada kedekatan tersendiri, sehingga mempengaruhi ke dampak semuanya,” imbuhnya.
Aji Santoso sendiri sempat menyinggung perihal ini. Dia mengungkapkan sudah terlanjur cocok dan nyaman dengan fasilitas latihan dari Maguwo Football Park. Sehingga, menjadi pilihannya sebagai tempat latihan selama TC di Jogjakarta.
“Fasilitas latihan kebetulan teman dekat saya lebih diprioritaskan dipakai Persebaya," kata Pelatih berusia 53 tahun itu.
Editor : Amin Surachmad