Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Marian Siap Terima Konsekuensi, Jika Tidak Memberikan Dampak Positif bagi PSS Sleman di Musim Ini

Gregorius Bramantyo • Kamis, 15 Juni 2023 | 22:00 WIB

Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail, tak ambil pusing dengan kerasnya iklim kompetisi sepak bola Indonesia. Dia siap menerima konsekuensi mundur atau berpisah dengan tim jika tidak memberikan dampak pos
Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail, tak ambil pusing dengan kerasnya iklim kompetisi sepak bola Indonesia. Dia siap menerima konsekuensi mundur atau berpisah dengan tim jika tidak memberikan dampak pos
RADAR JOGJA - Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail, tak ambil pusing dengan kerasnya iklim kompetisi sepak bola Indonesia. Dia siap menerima konsekuensi mundur atau berpisah dengan tim jika tidak memberikan dampak positif terhadap PSS Sleman di kompetisi Liga 1 musim ini.


Lima laga pertama di kompetisi menjadi aturan tak tertulis di sepak bola Indonesia. Bila tak mendapatkan hasil memuaskan, sejumlah pelatih terpaksa didepak dari tim karena tuntutan dan ekspektasi yang tinggi. Pada musim lalu, hanya ada lima pelatih yang posisinya aman dari pemecatan. Salah satunya adalah Seto Nurdiyantara yang kala itu menjadi pelatih PSS.

Mihail menganggap konsekuensi mundur dari jabatan pelatih kepala adalah hal yang normal di sepak bola. Menurutnya di liga manapun, pelatih yang gagal membawa prestasi akan didepak. Itu hal yang normal. Kehidupan dalam bisnis sepak bola memang seperti itu. “Ketika menang kita benar, jika kalah maka kita akan salah," kata Mihail. 

Editor : Satria Pradika
#PSS Sleman #Sport #Seto Nurdiyantara #pelatih