Lima laga pertama di kompetisi menjadi aturan tak tertulis di sepak bola Indonesia. Bila tak mendapatkan hasil memuaskan, sejumlah pelatih terpaksa didepak dari tim karena tuntutan dan ekspektasi yang tinggi. Pada musim lalu, hanya ada lima pelatih yang posisinya aman dari pemecatan. Salah satunya adalah Seto Nurdiyantara yang kala itu menjadi pelatih PSS.
Mihail menganggap konsekuensi mundur dari jabatan pelatih kepala adalah hal yang normal di sepak bola. Menurutnya di liga manapun, pelatih yang gagal membawa prestasi akan didepak. Itu hal yang normal. Kehidupan dalam bisnis sepak bola memang seperti itu. “Ketika menang kita benar, jika kalah maka kita akan salah," kata Mihail.
Editor : Satria Pradika