Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selanjutnya Tantang Barito Putera dan Persib, PSS Datangkan Leonard Tupamahu dan Abduh Lestaluhu

Gregorius Bramantyo • Selasa, 13 Juni 2023 | 20:00 WIB

KAYA PENGALAMAN: Leonard Tupamahu menjadi tambahan amunisi terbaru lini belakang PSS Sleman. Dia langsung dimainkan saat PSS melakoni uji coba dengan Borneo FC, Minggu (11/6/2023).
KAYA PENGALAMAN: Leonard Tupamahu menjadi tambahan amunisi terbaru lini belakang PSS Sleman. Dia langsung dimainkan saat PSS melakoni uji coba dengan Borneo FC, Minggu (11/6/2023).
RADAR JOGJA - PSS Sleman terus mematangkan tim guna menyongsong Liga 1 musim 2023/2024. Salah satunya dengan menggelar laga uji tanding melawan tim selevel kompetisi. Terakhir, Super Elang Jawa harus mengakui keunggulan Borneo FC dalam laga uji tanding pramusim di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Minggu (11/6).

Setelah menghadapi Borneo FC, PSS Sleman dijadwalkan menggelar laga uji tanding kembali melawan dua tim Liga 1. Yakni Barito Putera dan Persib Bandung. Laga melawan melawan Barito Putera akan digelar pada Sabtu (17/6) mendatang. Sementara pada 25 Juni, Laskar Sembada akan menjajal kekuatan Persib Bandung. Kedua laga tersebut akan digelar di MagIS.


Barito Putera dan Borneo FC, saat ini sedang melakoni pemusatan latihan di Jogjakarta. Selain menggelar uji tanding untuk mematangkan tim, PSS juga menambah dua amunisi anyar. Manajemen PSS Sleman mendatangkan dua bek berpengalaman dalam diri Abduh Lestaluhu dari Persis Solo dan Leonard Tupamahu dari Bali United. Keduanya didatangkan guna menambah kekuatan di lini belakang. Mengingat pada musim lalu, lini belakang menjadi sektor yang krusial.

Abduh sendiri merasa senang bisa bergabung dengan PSS. Sebenarnya pada musim 2021 lalu, dirinya hampir bergabung dengan PSS. "Alhamdulillah ternyata memang jodoh tidak akan ke mana. Akhirnya saya bisa memperkuat PSS di musim 2023 ini,” katanya.


Dia mengaku menerima pinangan PSS karena basis suporternya yang luar biasa. Selain itu, dia juga suka dengan Sleman. Dua hal itu yang menjadi daya tarik buatnya untuk memperkuat Laskar Sembada.


Pemain kelahiran Tulehu, Maluku ini mengatakan, beban target bagi pemain sepak bola profesional adalah tanggung jawab yang harus dijalani dan dicapai. Kondisi itu yang menjadi motivasi tinggi baginya ketika bergabung dengan PSS. Menurutnya, tantangan itu harus dijalani dan dilalui dengan kerja keras. Abduh ingin membantu PSS berada di lima besar. “Kami harus berusaha kerja keras dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya untuk dapat hasil yang diinginkan,” ujarnya.


Sementara itu, Leonard Tupamahu mengaku terkesan dengan dukungan suporter fanatik PSS terhadap tim. Alasan tersebut membawanya hijrah dari Pulau Dewata menuju Bumi Sembada. “Pastinya saya merasa senang dan bangga bisa bergabung bersama PSS. Saya pikir ini suatu kebanggaan buat saya untuk bisa bergabung bersama tim PSS ini,” ucapnya.


Dia melihat potensi besar yang berada di dalam tubuh PSS. Hal itu didasari pengalaman panjangnya bermain di kancah sepak bola nasional. Serta melihat kemampuan pelatih anyar PSS asal Rumania, Marian Mihail.
Menurutnya, dengan skuad yang ada sekarang ini, PSS sudah cukup bagus dan kuat. Apalagi juga memiliki ditunjang staf pelatih yang mumpuni. Dari sisi komposisi pemain ada pemain asing, pemain lokal, serta kombinasi pemain senior-junior. “Saya pikir PSS mempunyai tim yang solid dan lengkap untuk berkompetisi di musim ini,” ujarnya. (tyo/din/sat)

Editor : Satria Pradika
#abduh lestaluhu #PSS #MaGIS #Sleman #Sport #Maguwoharjo International Stadium #leonard tupamahu