RADAR JOGJA – Sering dianggap sebagai salah satu gubernur tercantik di Indonesia, Sherly Tjoanda juga masuk dalam jajaran kepala daerah terkaya.
Pembawaannya yang elegan dan gaya gemulainya kerap membuat warganet menyapanya dengan sebutan "Princess".
Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per Februari 2025, total kekayaan Gubernur Maluku Utara ini menembus angka Rp 972,11 miliar.
Lonjakan harta bersih tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset keuangan, seperti kas, setara kas, dan surat berharga, serta penurunan kewajiban utang yang cukup signifikan.
Baca Juga: Punya Kekayaan Bersih Rp 972,11 Miliar, Bisnis Tambang Nikel Sherly Tjoanda Disorot
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sherly mencatatkan kotor total aset sebesar Rp 979,11 miliar dengan kewajiban utang sebesar Rp 6,99 miliar.
Dengan demikian, total kekayaan bersihnya terhitung mencapai Rp 972,11 miliar.
Rincian Aset Kekayaan Sherly Tjoanda:
1. Tanah dan Bangunan (Rp 201.702.620.263): Tersebar di berbagai wilayah, antara lain Pulau Morotai, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Surabaya, Ternate, Manado, Ambon, Makassar, Halmahera Barat, Halmahera Timur, hingga Tidore Kepulauan.
2. Alat Transportasi dan Mesin (Rp 7.063.315.200): Meliputi unit kendaraan Land Rover, Lexus, Toyota Alphard, Hummer Jeep, serta sepeda motor Kawasaki.
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp 37.575.000.000
4. Surat Berharga: Rp 262.024.000.000
5. Kas dan Setara Kas: Rp 236.594.035.945
6. Harta Lainnya: Rp 979.109.502.263
7. Utang: Rp 6.996.793.206
8. Total Kekayaan Bersih: Rp 972.112.709.057
Baca Juga: Prabowo Gagas Akademi Gubernur dan Bupati di Bawah URI
Peningkatan harta kekayaan Sherly dalam periode singkat tersebut cukup menyita perhatian publik.
Sepanjang Oktober 2024 hingga Februari 2025, nilai kas dan setara kas miliknya melonjak sekitar Rp 90,42 miliar (dari Rp 146,17 miliar menjadi Rp 236,59 miliar).
Di saat bersamaan, nilai surat berharga naik dari Rp 245,32 miliar menjadi Rp 262,02 miliar.
Beban utangnya pun terpangkas secara drastis dari Rp 24,48 miliar menjadi tinggal Rp 6,99 miliar, yang semakin memperkuat pertumbuhan nilai aset bersihnya secara menyeluruh.
Baca Juga: Nikah Siri Tak Hapus Pidana Pemerkosaan, Mantu Pengasuh Pondok Ash-Sholihah Resmi Ditahan
Sumber kekayaan Sherly tak hanya berasal dari aset properti dan investasi keuangan, akan tetapi juga ditopang oleh jaringan bisnis keluarga.
Ia tercatat sebagai Direktur PT Bela Group dengan porsi kepemilikan saham 25,5 persen.
Perusahaan yang didirikan oleh mendiang suaminya, Benny Laos.
Usaha tersebut bergerak di berbagai sektor, termasuk perhotelan (Bela Hotel Ternate) serta bidang jasa dan perdagangan.