Jerhemy Owen merupakan sosok content creator dan advokat lingkungan muda yang aktif menyuarakan isu-isu keberlanjutan dengan cara yang dekat serta mudah dipahami oleh generasi muda. Lewat akun TikTok @jerhemynemo dan platform media sosial lainnya, ia telah membangun audiens hingga jutaan orang.
Konten-kontennya tidak hanya membahas tentang isu lingkungan, sustainability, dan teknologi, tetapi juga membagikan pengalamannya selama menjadi mahasiswa Indonesia di Belanda. Melalui kreativitasnya, Owen membuktikan bahwa media sosial dapat dimanfaatkan sebagai alat yang ampuh untuk membawa dampak positif bagi masyarakat, bukan sekadar sarana hiburan.
Komitmennya terhadap bumi didukung oleh latar belakang pendidikan yang kuat di bidang Environment Technology & Renewable Energy selama empat tahun di Belanda. Bekal ilmu mengenai teknologi lingkungan dan energi terbarukan ini menjadi landasan utama bagi Owen untuk memberikan edukasi yang valid dan berbasis solusi.
Owen menunjukkan bahwa pemuda Indonesia sanggup memberikan kontribusi nyata bagi dunia dengan memadukan ilmu pengetahuan, penerapan teknologi, dan pemanfaatan media sosial secara bijak.
Baca Juga: Dikira Sudah Padam, Bara Jerami Kembali Menyala dan Bakar Kandang Sapi di Nglipar
Langkahnya tidak berhenti pada pembuatan konten di balik layar ponsel semata. Ia turun langsung memelopori dan terlibat dalam berbagai gerakan lapangan, seperti kampanye edukasi keberlanjutan, aksi bersih-bersih lingkungan, pendirian waste station di Dukuh Atas, hingga berkolaborasi dengan berbagai organisasi lingkungan.
Bentuk kepedulian dan aksi nyata berskala besarnya adalah ia terjun langsung menebang belasan hektar sawit illegal di Kawasan hutan lindung Aceh dan memimpin penanaman 250.000 pohon di Sumatra untuk membantu memulihkan daerah yang terdampak bencana banjir.
Ia memastikan sendiri proses persiapan lahan, memonitor pertumbuhan bibit di lokasi, hingga memastikan pohon-pohon agroforestry yang ditanam memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi warga sekitar pasca bencana.
Prinsip mendasar yang selalu dipegangnya adalah cara pandang terhadap keberlanjutan bumi itu sendiri. "Kita bukan mewariskan bumi dari generasi sebelumnya, tapi justru meminjam dari generasi berikutnya. Jadi, barang yang kita pinjam harus dikembalikan dengan kondisi yang baik," ungkap Owen.
Melalui konsistensi karyanya, Owen ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga bumi bukanlah tugas segelintir orang saja, melainkan tanggung jawab bersama. Perubahan besar tidak selalu harus dimulai dari langkah yang rumit.
Semuanya bisa dimulai dari hal-hal sederhana di kehidupan sehari-hari, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta berani mengambil peran aktif demi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan
Editor : Bahana.